oleh

Dinsos Sumenep Pastikan Beras BPNT Layak Dikonsumsi

News Satu, Sumenep, Jumat 14 Februari 2020- Adanya dugaan beras dari bahan plastik yang merupakan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT), langsung mendapatkan respon dari Dinas Sosial (Dinsos) Sumenep, Madura, Jawa Timur.

Kepala Dinas Sosialisasi Moh. Iksan mengatakan, pihaknya telah melakukan uji laboratorium terhadap contoh beras yang di duga mengandung bahan plastik, dan hasilnya beras tersebut aman untuk dikomsusi.

“Hasilnya beras tersebut layak untuk dikonsumsi. Hal ini disimpulkan dari hasil uji problem plastic laboratoriom Saraswanti, uji identifikasi karakteristik contoh beras melalui Scaning Electone Mikroskop (SEM), uji kandungan Aplatoksin di PT Angler diakomlet, dan beras contoh masuk kategori klas mutu premeum sesuai Permentan nomor 31 tahun 2017,” katanya kepada sejumlah awak media, Jumat (14/2/2020).

Sementara beras yang masih berada di balai Desa maupun yang ada di agen atau warung yang sudah ditunjuk, pihaknya menyerahkan sepenuhnya apakah akan tetap memakai beras tersebut atau mau diganti.

“Silahkan untuk berkordinasi kepada suplai yang ditunjuk apakah mau dilanjutkan atau mau diganti, karena beras itu sudah terbukti secara sah tidak mengandung plastik,” terangnya.

Lebih lanjut Moh. Iksan menyampaikan, pihaknya akan melakukan sosialisasi hasil tes uji leb tersebut kepada sebagian masyarakat yang merasa resah akan adanya dugaan beras plastic seperti di kecamatan Arjasa.

“Kami segera akan melakukan sosialisasi bersama Kapolres dan Kasatreskrim Polres Sumenep di kecamatan Arjasa”, paparnya.

Kasatreskrim Polres Sumenep AKP Oskar Stefano Setyo mengatakan, dalam hal ini pihaknya masih melakukan tahap penyidikan.

“Kami sudah mengambil bebarapa sampel, apabila hasilnya sudah keluar, maka kami akan melakukan upaya hukum atas laporan dari pihak yang merasa dirugikan”, pungkasnya. (Hasan)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.