oleh

Emak-emak Bantu Biaya Kampanye Prabowo-Sandi, Ini Kata Ketua Relawan PADI Sumenep

News Satu, Sumenep, Minggu 30 September 2018– Kedatangan Sandiaga Uno ke Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur (Jatim) mendapatkan respon luar biasa dari emak-emak, kaum milenial dan ribuan pendukungnya. Bahkan, Sandiaga Uno juga dikejutkan dengan adanya salah satu emak-emak yakni Rosida Agustina yang memberikan amplop berisi uang Rp 2.700 ribu dan uang itu merupakan hasil pengumpulan dari emak-emak lainnya.

“Pasangan Prabowo-Sandi memang mendapatkan dukungan dari masyarakat, buktinya emak-emak yang sebelumnya kami tidak tahu menahu itu menjadi relawan dan menyumbangkan uang untuk pasangan Prabowo-Sandi,” ujar Hairul Anwar, Ketua Relawan Prbowo-Sandi (PADI) Sumenep, Minggu (30/9/2018).

Jika dilihat dari uang yang dikumpulkan memang tidak seberapa, akan tetapi dilihat dari perjuangan emak Rosida Agustina yang rela mengumpulkan uang demi kemenangan Prabowo-Sandi (PADI) sangat luar biasa.

“Emak Rosida Agustini itu memang luar biasa, dan menunjukkan sebuah bukti jika pasangan Prabowo-Sandi harus didukung untuk kemenangannya dalam Pilpres 2019,” tandasnya.

Sementara, dengan didampingi Ketua Tim Relawan Padi Sumenep, Hairul Anwar, dan Nurus Salam Politisi dari Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) Sandiaga Uno menyapa para relawan dan simpatisan dengan meneriakkan yel-yel nomor urutnya.

“Ayo kita sama-sama teriakkan salam dua jari, salam dua jari,” teriak Sandi, sembari mengacungkan dua jarinya di hadapan ribuan warga.

Di hadapan ribuan relawan Padi, Mantan Wagub DKI itu membeberkan tentang pentingnya pembangunan ekonomi di wisata budaya untuk kemajuan Indonesia. Menurutnya, Kabupaten Sumenep telah tebukti memberikan sumbangsih besar bagi ekonomi daerah hingga nasional.

“Kita ingin memastikan bahwa potensi yang ada di Madura ini terealisasi dengan baik, ya seperti Garam yang selalu kita impor dan belum tercover dengan baik. Jadi ini peluang kita untuk menciptakan lapangan kerja,” ucapnya.

Jika pasangan Prabowo-Sandi terpilih dalam Piplres 2019, dirinya berjanji akan memaksimalkan potensi lokal untuk perkembangan ekonomi.

“Sehingga masyarakat Madura ini menjadi masyarakat yang sejahtera. Juga masalah harga-harga banyak yang mengeluhkan dan biaya listrik mahal, padahal potensi perbarukannya (tenaga surya) sangat luar biasa. Inilah yang perlu kita dorong kedepan,” pungkasnya. (Hodri)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.