HEADLINEKESEHATANLIFE STYLENEWSREGIONALSUMENEP

Komisi IV DPRD Sumenep Himbau Berlakukan KBM Tatap Muka

134
×

Komisi IV DPRD Sumenep Himbau Berlakukan KBM Tatap Muka

Sebarkan artikel ini
Anggota Komisi IV, DPRD Sumenep M. Syukri
Anggota Komisi IV, DPRD Sumenep M. Syukri

News Satu, Sumenep, Sabtu 7 November 2020- Mulai menurunnya kasus Covid-19 di Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, yakni dari 27 Kecamatan yang tersebar baik daratan maupun kepulauan terdapat 16 Kecamatan zona kuning, dan selebihnya sudah zona hijau. Komisi IV DPRD Sumenep, menghimbau agar Dinas Pendidikan segera melakukan Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) tatap muka.

Menurut Anggota Komisi IV, DPRD Sumenep M. Syukri, jika dilihat dari peta sebaran Covid-19 di Kabupaten Sumenep, yang saat ini sudah memasuki zona kuning. Maka bisa Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) tatap muka bisa dilakukan.

“KBM tatap muka segera dibuka,” ujar Politisi PPP Sumenep ini, Sabtu (7/11/2020).

Namun demikian, lanjut M. Syukri, dalam Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) tatap muka, Sekolah tetap harus menerapkan Protokol Kesehatan (Prokes), yakni memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak.

“Prokes tetap harus diterapkan dalam KBM tatap muka ini,” tandasnya.

Komisi IV DPRD Sumenep, sudah melakukan koordinasi dengan Dinas pendidikan Jawa Timur, terkait dengan penerapan KBM tatap muka.

“Kami sudah melakukan Koordinasi dengan Disdik jatim. Jadi saya himbau Pemkab Sumenep segera mengeluarkan kebijakan KBM tatap muka dengan mengikuti Prokes,” tukasnya.

Ia menambahkan, dampak covid-19 terhadap pendidikan sangat besar. Meskipun pada saat ini Pemerintah telah menerapkan program pembalajaran jarak jauh terhadap siswa di semua jenjang. Akan tetapi, KBM tatap muka jauh lebih efektif daripada pembejaran jarak jauh.

“Saya kira lebih efektif KBM tatap muka, dibandingkan dengan jarak jauh,” pungkasnya. (Lim)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.