Pelaku UMKM Di Sumenep Minta Pemkab Beri Bantuan Permodalan

News Satu, Sumenep, Minggu 5 Mei 2024- Para pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, meminta agar Pemkab memberikan lebih banyak perhatian terhadap sektor permodalan.

Salah seorang pelaku UMKM di Sumenep, Sayadi mengatakan, bahwa pemerintah daerah yang dimpimpin oleh Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, perlu memberikan dukungan lebih dalam hal permodalan untuk membantu meningkatkan kesejahteraan pengusaha kecil.

“UMKM memiliki peran penting dalam menggerakkan perekonomian masyarakat, oleh karena itu butuh perhatian khusus dari pemerintah,” ujar Suriyono, Minggu (5/5/2024).

Suriyono menambahkan bahwa selama delapan tahun usahanya berjalan, ia telah mengelola modal secara mandiri. Meskipun ada bantuan dari pemerintah selama pandemi COVID-19, bantuan tersebut terhenti setelah pandemi berakhir.

“Pemerintah perlu memberikan perhatian yang lebih terhadap kami, para pelaku UMKM. Kami sangat bergantung pada dukungan mereka,” tambahnya.

Dia juga menyampaikan bahwa UMKM di Sumenep aktif dalam berbagai kegiatan pameran dan bazar yang diselenggarakan oleh Pemkab Sumenep.

“Sulit mas, untuk mendapatkan bantuan permodalan, terutama bagi usaha olahan makanan seperti yang saya jalani ini,” tukasnya.

Menanggapi hal ini, Kepala Bidang Pemberdayaan Koperasi dan Usaha Mikro Dinas Koperasi Usaha Kecil Menengah, Perindustrian dan Perdagangan (Diskop UKM dan Perindag) Sumenep, Yuliyana, menjelaskan bahwa saat ini pengembangan UMKM di Sumenep dalam bentuk pemberian modal tidak dapat dilakukan karena keterbatasan anggaran.

“Kami berusaha untuk menyediakan dukungan yang dibutuhkan, namun membutuhkan anggaran yang besar karena jumlah UMKM di Sumenep mencapai 280 ribu,” ujarnya.

Dia menambahkan bahwa pihaknya berencana untuk mengalokasikan anggaran pada tahun-tahun mendatang untuk mendukung pengembangan UMKM.

“Dengan harapan bahwa bantuan tersebut dapat diberikan secara merata kepada semua pelaku UMKM di Sumenep,” pungkasnya. (Robet)

Komentar