HEADLINENEWSNEWS SATUPEMERINTAHANREGIONALSUMENEP

Usai Terima SK Perpanjangan, Ini Komitmen Kades Jate Giliraja Dalam Memajukan Desanya

431
×

Usai Terima SK Perpanjangan, Ini Komitmen Kades Jate Giliraja Dalam Memajukan Desanya

Sebarkan artikel ini
Usai Terima SK Perpanjangan, Ini Komitmen Kades Jate Giliraja Dalam Memajukan Desanya
Usai Terima SK Perpanjangan, Ini Komitmen Kades Jate Giliraja Dalam Memajukan Desanya

News Satu, Sumenep, Kamis 27 Juni 2024- Pemkab Sumenep, Madura, Jawa Timur, menggelar acara resepsi resmi untuk mengukuhkan perpanjangan masa jabatan Kepala Desa, Kamis (27/6/2024) di Pendopo Keraton.

Dalam pengukuhan perpanjangan masa jabatan Kepala Desa (Kades)Sumenep ini,dipimpin langsung oleh Bupati DR. Achmad Fauzi Wongsojudo dan peyerahan Surat Keputusan (SK) kepada 300 Kepala Desa.

Pengukuhan ini merupakan implementasi dari Undang-Undang (UU) Nomor 3 Tahun 2024, yang mengubah UU Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa, memperpanjang masa jabatan kepala desa dari 6 tahun menjadi 8 tahun.

Perpanjangan masa jabatan ini diharapkan dapat memberikan kesempatan lebih besar bagi para kepala desa untuk merencanakan dan melaksanakan program pembangunan desa secara berkelanjutan.

Salah satu kepala desa yang menyambut positif perpanjangan masa jabatan ini adalah Lismawati, Kepala Desa Jate di Pulau Giliraja, Kecamatan Giligenting. Lismawati, yang akrab disapa Bunda Lis, menyampaikan rasa syukurnya atas perpanjangan masa jabatan ini dan menekankan komitmennya untuk terus berbenah dan memajukan desanya.

“Alhamdulillah, dengan perpanjangan jabatan 2 tahun ini, kami memiliki kesempatan lebih besar untuk terus merajut kekompakan antar elemen di desa dan berbenah untuk kemajuan desa,” ujar Lismawati, Kamis (27/6/2024).

Lismawati menekankan bahwa jabatan kepala desa adalah amanah yang harus dijaga dan dijalankan dengan sebaik-baiknya.

“Kepala desa harus memiliki kemampuan, pengalaman, dan relasi yang baik, walaupun kadesnya seorang perempuan,” tegasnya.

Dengan masa jabatan yang diperpanjang menjadi 8 tahun, Lismawati optimistis dapat merencanakan pembangunan desa secara lebih matang dan komprehensif.

“Ini adalah kesempatan untuk lebih luas dalam merencanakan pembangunan di desa demi kebaikan bersama,” tambahnya.

Selama lima tahun masa jabatannya, Lismawati telah banyak berkontribusi dalam meningkatkan ekonomi masyarakat melalui pemberdayaan perempuan di bidang UMKM, peningkatan infrastruktur desa seperti jalan dusun, pembangunan jalan paving, dan makadam. Selain itu, ia juga fokus pada pemberdayaan masyarakat nelayan dengan memberikan bantuan alat tangkap.

“Peningkatan kualitas pendidikan juga menjadi fokus kami, melalui pembangunan paving halaman sekolah Ponpes Al-Arief Jate, rehabilitasi gedung ruang kelas Pesantren At-Taqwa, dan proyek-proyek lainnya yang berdampak langsung pada masyarakat,” jelasnya.

Lismawati juga berharap pemerintah daerah memberikan perhatian lebih kepada desa-desa di kepulauan untuk mengatasi kesenjangan pembangunan antara daratan dan kepulauan.

“Kami di pulau sangat membutuhkan perhatian lebih dari pemerintah agar pembangunan di desa terus berkembang,” tandasnya.

Pengesahan Revisi Undang-Undang tentang Desa oleh DPR RI dalam rapat paripurna di Jakarta pada 28 Maret 2024 lalu memperpanjang masa jabatan kepala desa dari enam tahun menjadi delapan tahun.

“Dengan perpanjangan ini, diharapkan kepala desa dapat lebih fokus dan efektif dalam menjalankan program pembangunan desa untuk kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya. (Robet)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.