Malam Nuzulul Quran, PDIP Jatim Santuni 500 Anak Yatim Dan Serukan Perdamaian Dunia

Surabaya, Jumat 6 Maret 2026 | News Satu- Peringatan malam Nuzulul Quran yang digelar DPD PDI Perjuangan Jawa Timur di Surabaya menjadi momentum spiritual sekaligus aksi sosial besar di bulan Ramadan. Dalam kegiatan tersebut, partai berlambang banteng itu menyalurkan santunan kepada 500 anak yatim piatu dan 50 janda duafa, sekaligus menyampaikan pesan kuat soal kemanusiaan dan perdamaian dunia.

Acara yang berlangsung di kantor DPD PDI Perjuangan Jawa Timur itu diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an, lantunan selawat Nabi, serta tausiah keagamaan yang mengingatkan kembali makna turunnya Al-Qur’an sebagai pedoman hidup umat Islam.

Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Timur Said Abdullah menegaskan bahwa kegiatan tersebut bukan sekadar peringatan keagamaan, tetapi juga bentuk komitmen partai dalam meneguhkan nilai kebinekaan serta kepedulian sosial kepada masyarakat kecil.

Menurutnya, PDI Perjuangan sejak awal berdiri selalu menempatkan diri sebagai partai wong cilik yang konsisten memperjuangkan kepentingan rakyat kecil.

“Intinya kami ingin terus menghidupkan kebinekaan, baik di internal partai maupun di tengah masyarakat. Pada saat yang sama kami juga menegaskan bahwa PDIP tetap menjadi partai wong cilik, tidak pernah berubah sampai sekarang,” ujar Said Abdullah, Jumat (6/3/2026).

Politisi Senior PDI Perjuangan ini menambahkan, aksi sosial selama Ramadan tidak hanya dilakukan melalui santunan kepada anak yatim dan janda duafa. PDIP Jawa Timur juga secara rutin menyalurkan paket sembako serta takjil gratis di berbagai daerah.

“Kami ingin selalu hadir bersama anak yatim, para janda, dan masyarakat yang membutuhkan. Pembagian takjil juga terus dilakukan setiap hari selama Ramadan,” jelasnya.

Dalam kesempatan yang sama, Said Abdullah juga menyinggung situasi geopolitik global yang memanas akibat konflik antara Iran dengan Israel dan Amerika Serikat.

Ia menyampaikan keprihatinan mendalam atas eskalasi konflik tersebut dan menilai perang tidak pernah membawa manfaat selain menghancurkan nilai-nilai kemanusiaan.

Said juga menyampaikan duka cita atas wafatnya Ayatollah Ali Khamenei, tokoh penting Republik Islam Iran.

“Kami ikut berdukacita atas meninggalnya Ayatollah Ali Khamenei. Bagaimanapun beliau adalah saudara kami seagama. Kami berharap konflik ini segera diakhiri karena perang tidak akan membawa keuntungan bagi siapa pun selain membunuh kemanusiaan,” tegasnya.

Menurutnya, dunia membutuhkan dialog dan diplomasi yang mengedepankan perdamaian agar konflik tidak terus meluas dan menimbulkan korban yang lebih besar. Melalui peringatan Nuzulul Quran tersebut, PDI Perjuangan Jawa Timur berharap nilai-nilai spiritual Al-Qur’an dapat menjadi penguat keimanan sekaligus mendorong tumbuhnya kepedulian sosial di tengah masyarakat selama bulan suci Ramadan. (Kiki)