Surabaya, Senin 15 Juni 2026 | News Satu- Komitmen Anggota DPD RI dan MPR RI, Dr. Lia Istifhama, dalam memperjuangkan pendidikan inklusif dan akses belajar yang setara bagi seluruh anak Indonesia mendapat pengakuan. Politisi yang akrab disapa Ning Lia itu menerima Maklumat Partnership Awards 2026 kategori Politisi Peduli Pendidikan Inklusi.
Penghargaan tersebut diberikan dalam agenda Rapat Koordinasi Lembaga Hikmah dan Kebijakan Publik (LHKP) PWM Jawa Timur yang dirangkaikan dengan peringatan Milad ke-3 Maklumat.id di Hotel Santika Surabaya.
Penganugerahan itu menjadi bentuk apresiasi atas konsistensi Ning Lia dalam mendorong penguatan sistem pendidikan yang ramah terhadap anak berkebutuhan khusus dan penyandang disabilitas, sekaligus memperluas akses pendidikan yang berkeadilan bagi seluruh lapisan masyarakat.
Dalam sambutannya, Ning Lia menegaskan bahwa pendidikan merupakan instrumen utama dalam membangun kualitas sumber daya manusia dan menentukan arah kemajuan bangsa di masa depan.
Menurutnya, pendidikan yang berkualitas harus mampu menjangkau seluruh kelompok masyarakat tanpa diskriminasi, termasuk mereka yang selama ini menghadapi hambatan dalam memperoleh layanan pendidikan.
“Pengetahuan adalah kekuatan, dan pendidikan merupakan fondasi utama kemajuan bangsa,” ujar Ning Lia, Senin (15/6/2026).
Ia menilai keberadaan lembaga pendidikan yang berkualitas telah memberikan kontribusi besar terhadap perkembangan bangsa, sekaligus menjadi sarana penting dalam membentuk karakter generasi penerus.
Karena itu, pemerataan akses pendidikan dan peningkatan kualitas pembelajaran harus terus menjadi prioritas agar seluruh masyarakat memperoleh kesempatan yang sama untuk berkembang sesuai potensi yang dimiliki.
Dalam kesempatan tersebut, Ning Lia juga memberikan apresiasi terhadap kontribusi lembaga pendidikan Muhammadiyah yang dinilai berhasil menghadirkan layanan pendidikan berkualitas sekaligus menjawab kebutuhan masyarakat di berbagai daerah.
Menurutnya, keberhasilan lembaga pendidikan swasta dalam membangun kepercayaan publik menunjukkan tingginya kebutuhan masyarakat terhadap pendidikan yang unggul, adaptif, dan relevan dengan perkembangan zaman.
Sementara itu, Direktur Maklumat.id, Mukayat Al-Amin, menjelaskan bahwa penghargaan diberikan berdasarkan rekam jejak Ning Lia yang dinilai konsisten mengangkat isu pendidikan inklusif dalam berbagai forum publik maupun kebijakan.
Ia menyebut perhatian terhadap pendidikan bagi anak berkebutuhan khusus dan penyandang disabilitas menjadi salah satu fokus yang terus diperjuangkan Ning Lia selama menjalankan tugas sebagai anggota DPD RI.
“Ning Lia memiliki perhatian yang kuat terhadap penguatan sistem pendidikan yang inklusif, berkeadilan, dan dapat diakses oleh seluruh lapisan masyarakat,” kata Mukayat.
Menurutnya, pembangunan pendidikan inklusif membutuhkan keterlibatan seluruh pihak, mulai dari pemerintah, lembaga pendidikan, keluarga, organisasi masyarakat, hingga sektor swasta agar hak pendidikan setiap anak dapat terpenuhi secara optimal.
Mukayat juga menilai Ning Lia aktif mendorong penguatan regulasi pendidikan yang mampu menjamin kesempatan setara bagi seluruh peserta didik, termasuk mereka yang memiliki kebutuhan khusus.
Selain itu, Ning Lia dinilai konsisten memperjuangkan peningkatan layanan pendukung pendidikan dan perluasan akses pendidikan lanjutan bagi penyandang disabilitas agar mereka dapat berkembang sesuai kemampuan dan potensinya.
Penghargaan tersebut menjadi sinyal bahwa isu pendidikan inklusif semakin mendapat perhatian dalam pembangunan pendidikan nasional. Di tengah tuntutan peningkatan kualitas sumber daya manusia, akses pendidikan yang setara dan berkeadilan dinilai menjadi kunci dalam mewujudkan Indonesia yang lebih maju dan inklusif. (Kiki)






