JAKARTA, Selasa, 13 Oktober 2026 | News Satu – Pembalap Mercedes, George Russell, mulai mewaspadai ancaman Red Bull dalam persaingan Formula 1 musim 2026. Performa Max Verstappen yang disebut semakin kompetitif membuat Mercedes dituntut mempercepat pengembangan mobil agar tidak kehilangan momentum pada sisa musim.
Russell menilai Red Bull menunjukkan kemajuan signifikan setelah Verstappen meraih kemenangan dalam dua seri terakhir, yakni Grand Prix (GP) Bahrain dan GP Singapura. Hasil tersebut menjadi sinyal bahwa persaingan di papan depan semakin ketat dan Mercedes tidak bisa hanya mengandalkan performa sebelumnya.
Pembalap asal Inggris itu mendesak timnya segera menemukan peningkatan teknis yang mampu mengembalikan daya saing Mercedes. Menurutnya, hasil balapan terbaru memperlihatkan perubahan peta persaingan yang harus direspons dengan langkah pengembangan tepat.
“Tujuan sekarang adalah untuk mencoba dan memperbaiki mobil, karena kami sebenarnya tim yang dominan untuk seluruh musim ini dan, Anda melihat balapan baru-baru ini, bahwa Red Bull telah menjadi yang terbaik,” kata Russell, dikutip dari laman resmi Formula 1, Selasa (13/10/2026).
Ia juga menyoroti performa Verstappen yang dinilai mampu bersaing langsung dengannya di Baku sebelum mendominasi dua akhir pekan balapan terakhir.
“Di Baku, Max berada di tingkat yang sama dengan saya. Dia mendominasi dalam dua akhir pekan terakhir, jadi sekarang sebagai sebuah tim tujuan kami adalah untuk mencoba dan mendapatkan hasil dalam pengembangan yang dilakukan,” ujar pembalap bernomor mobil 63 tersebut.
Persoalan teknis menjadi perhatian Russell setelah Mercedes melakukan perubahan komponen pada unit daya listrik mobilnya di GP Bahrain. Perubahan tersebut berkaitan dengan strategi pengembangan yang diharapkan mampu meningkatkan performa mobil untuk menghadapi balapan berikutnya.
Namun, penggunaan komponen baru itu berdampak pada posisi start Russell di GP Singapura. Ia harus menerima hukuman penurunan posisi di grid sebagai konsekuensi pergantian komponen.
Langkah tersebut menjadi bagian dari pertimbangan teknis Mercedes untuk mengoptimalkan performa mobil dalam rangkaian balapan berikutnya. Tim kini menghadapi tantangan untuk memastikan setiap pembaruan memberikan peningkatan yang sepadan dengan risiko dan konsekuensi regulasi.
Bagi Russell, pengembangan mobil bukan lagi sekadar upaya mengejar kecepatan, melainkan kebutuhan mendesak agar Mercedes mampu mempertahankan daya saing ketika rival mulai menunjukkan kemajuan.
GP Amerika Serikat yang dijadwalkan berlangsung pada 26 Oktober 2026 menjadi salah satu seri yang diperhatikan Russell. Pembalap berusia 28 tahun tersebut menilai masih ada peluang untuk melakukan pergantian komponen mobil pada balapan itu.
Meski demikian, keputusan tersebut akan bergantung pada kebutuhan teknis dan strategi tim. Pergantian komponen harus diperhitungkan secara cermat karena dapat membawa konsekuensi terhadap posisi start sesuai regulasi yang berlaku.
Dengan Red Bull yang disebut tengah berada dalam tren positif, Mercedes dituntut merespons melalui pengembangan yang efektif. Persaingan menuju akhir musim pun berpotensi semakin menarik, terutama jika peningkatan performa kedua tim mengubah keseimbangan kekuatan di lintasan.
Bagi Russell, pekerjaan rumah Mercedes kini jelas: memperbaiki mobil, memaksimalkan hasil pengembangan, dan memastikan tim tetap kompetitif menghadapi tekanan Red Bull pada seri-seri mendatang.







