News Satu, Pamekasan, Rabu 16 November 2022- Pejabat dilingkungan Pemerintah Kabupaten Pamekasan Jawa timur kembali digeser oleh Bupati Baddrut Tamam pada Selasa siang kemarin. Bahkan Sekdakab Pamekasan Ir. Totok Hartono, M,A. Dimutasi sebagai Staf Ahli Bupati Pamekasan Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Pembangunan.

Tak hanya itu dalam prosesi yang digelar di peringgitan dalam Mandhapa Agung Ronggo Sukowati Bumi Gerbang Salam itu, H. Mohammad Alwi, S.Sos, M.Si juga digeser dari Kepala Inspektorat kabupaten sebagai Staf Ahli Bupati Pamekasan Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia. Disamping Akmalul Firdaus, S.Sos yang baik tahta dari staf ahli menjadi sebagai Asisten Administrasi Umum Sekretaris Daerah Kabupaten Pamekasan.

Selain para pejabat lama itu, juga ada pergeseran di eselon atas pada beberapa dinas setempat, seperti Agus Subiyanto, S.Kom, MM yang merupakan kepala bidang pencatatan sipil diroling sebagai Kepala Bidang Kearsipan pada Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Pamekasan. Lalu Mursafi Mulyono, SE menjadi sebagai Kepala Bidang Pelayanan Pencatatan Sipil pada Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil.

Diurutan terakhir ada Farida Evi Agustini yang diangkat sebagai Kasubbag Umum dan Kepegawaian pada Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil. Tentunya semua dilakukan dengan berbagai pertimbangan birokratis Bupati Baddrut Tamam demi majunya Pamekasan dan suksesnya berbagai program prioritas Pemerintah daerah.

“Saya secara pribadi menyampaikan selamat dan sukses atas posisi baru pak Totok, pak Alwi dan seluruh yang lain. Mudah-mudahan di tempat baru ini semangatnya semakin bagus, etos dan komitmennya juga semakin bagus” tukas Baddrut Tamam.

Mas Tamam sapaannya, ucapkan posisi atau jabatan hanya sebagai alat pengabdian untuk kemajuan bangsa dan negara. Oleh karena itu, hal yang paling penting dalam melaksanakan tugas pemerintahan adalah kontribusi atas kemajuan tersebut.

“Kalau komitmen dan sumbangsih itu ada di kita semua, insyaallah kita akan dikenang oleh kehidupan. Makanya, sejauh mana kontribusi kita kepada bangsa dan negara,” imbuhnya.

Pihaknya juga mengungkapkan, aparatur sipil negara memiliki kehormatan tersendiri di tengah-tengah masyarakat, apalagi menjadi seorang pejabat. Karena semuanya telah dijamin oleh negara dengan gaji dan tunjangan yang diterimanya setiap bulan.

“Tinggal kita bertanya kepada hati terdalam kita, kontribusi apakah yang telah kita berikan kepada bangsa dan negara. Bahkan, sebelumnya staf menjadi kabid misalnya, itu bagian dari peta jalan hidup kita untuk berkontribusi maksimal,” tuturnya.(Yudi)