SUMENEP, Selasa, 13 Oktober 2026 | News Satu- Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo mendukung kegiatan pembacaan bersama Surah Al-Waqi’ah dengan target 111.111 kali yang melibatkan aparatur sipil negara (ASN) dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di lingkungan Kementerian Agama (Kemenag) dan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep, Jawa Timur.
Kegiatan tersebut digelar dalam rangka memperingati Hari Santri dan Hari Jadi ke-757 Kabupaten Sumenep. Program yang diinisiasi Kemenag setempat ini diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat kehidupan spiritual aparatur pemerintah sekaligus membangun kebersamaan lintas instansi.
Bupati Achmad Fauzi menilai penguatan nilai keagamaan perlu berjalan seiring dengan peningkatan kompetensi dan profesionalisme aparatur dalam menjalankan tugas pelayanan publik.
“Kegiatan keagamaan ini menjadi salah satu ikhtiar untuk memperkuat nilai-nilai spiritual, meningkatkan keimanan, serta menumbuhkan kebersamaan di kalangan aparatur pemerintah, dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya kepada masyarakat,” kata Fauzi, Selasa (13/10/2026).
Menurutnya, aparatur pemerintah tidak cukup hanya mengandalkan kemampuan teknis, kedisiplinan, dan keterampilan kerja. ASN dan PPPK juga perlu memiliki karakter yang berlandaskan moral, integritas, serta nilai-nilai keagamaan dalam menjalankan amanah.
Fauzi berharap kegiatan pembacaan Surah Al-Waqi’ah tidak berhenti sebagai agenda seremonial. Ia mendorong agar nilai-nilai Al-Qur’an diterapkan dalam perilaku sehari-hari, termasuk ketika aparatur memberikan pelayanan kepada masyarakat.
“Kami menilai kegiatan keagamaan seperti ini memiliki makna penting dalam membangun keseimbangan antara pelaksanaan tugas kedinasan dan penguatan kehidupan rohani,” ujarnya.
Penguatan spiritualitas, lanjutnya, perlu berjalan beriringan dengan peningkatan kualitas pelayanan publik. Dengan landasan keimanan dan akhlak yang baik, aparatur diharapkan mampu menjalankan tanggung jawab secara profesional, berintegritas, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.
Bupati juga menekankan pentingnya menjaga semangat kebersamaan di lingkungan birokrasi. Ia mengajak seluruh aparatur menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman dalam bersikap, bekerja, dan mengabdi kepada negara.
“Semangat kebersamaan ini harus terus terjaga dan jadikan Al-Qur’an sebagai pedoman dalam bersikap, bekerja, dan mengabdi, supaya kehadiran pemerintah benar-benar membawa manfaat bagi masyarakat,” tegasnya.
Kegiatan pembacaan bersama 111.111 kali Surah Al-Waqi’ah tersebut diinisiasi Kementerian Agama setempat sebagai bagian dari rangkaian peringatan Hari Santri dan Hari Jadi ke-757 Kabupaten Sumenep.
Pelibatan ASN dan PPPK dari lingkungan Kemenag serta Pemkab Sumenep mencerminkan upaya membangun sinergi lintas instansi melalui kegiatan keagamaan.
Selain mempererat silaturahmi, kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat budaya religius di lingkungan pemerintahan dan mendorong aparatur menjalankan tugas dengan tanggung jawab moral yang lebih kuat.
Bupati Fauzi menyatakan target pembacaan bersama tersebut diharapkan menjadi sarana untuk meningkatkan kecintaan terhadap Al-Qur’an sekaligus memperkuat kehidupan masyarakat yang religius dan harmonis.
“Kami ingin pembacaan Surah Al-Waqi’ah secara bersama-sama dengan target 111.111 kali menjadi sarana memperkuat kecintaan terhadap Al-Qur’an dan membangun budaya religius di lingkungan birokrasi,” pungkasnya.
Melalui kegiatan tersebut, Pemkab Sumenep berharap nilai spiritualitas, kebersamaan, dan pengabdian dapat terus menjadi bagian dari budaya kerja aparatur. Penguatan karakter itu diharapkan sejalan dengan upaya menghadirkan pelayanan publik yang profesional, bertanggung jawab, dan bermanfaat bagi masyarakat.







