Penyaluran BLT Desa, Bupati Sumenep Warning Kepala Desa

News Satu, Sumenep, Selasa 14 Februari 2023- Bupati Sumenep, Madura, Jawa Timur, Achmad Fauzi, SH, MH, mewarning para Kepala Desa (Kades) agar dalam penyaluran Bantuan Langsung Tunai (BLT) Desa harus tepat waktu.

Menurut Bupati Fauzi, BLT Desa sangat membantu perekonomian masyarakat yang menjadi penerima manfaat. Oleh karena itu, harus tepat waktu dan tepat sasaran, sehingga bisa membantu kebutuhan sehari-hari bagi para penerima manfaat.

“Saya mengharapkan penyaluran BLT-Desa benar-benar tepat waktu supaya bisa mengurangi beban masyarakat yang membutuhkan, dalam rangka memenuhi kebutuhan sehari-hari,” katanya, Selasa (14/2/2023).

Lanjut Politisi PDI Perjuangan Sumenep ini, pihaknya telah menginstruksikan perangkat daerah terkait untuk meminta kepala desa supaya menyelesaikan proses administrasi, sekaligus menyalurkan BLT-Desa kepada penerima manfaat mulai Februari tahun ini.

Baca Juga :  Serunya Bupati Dan Wabup Sumenep Main Rap Kerraban

“Seluruh kepala desa harus berkomitmen untuk melaksanakan program BLT-Desa bulan ini, sehingga manakala ada desa yang belum melakukan pencairan dana triwulan satu segera menyelesaikannya,” tandasnya.

Bupati mengungkapkan, pihaknya mengapresiasi kepada pihak terkait dan kepala desa yang sunguh-sunguh untuk bekerja cermat dalam melaksanakan program BLT-Desa, sesuai keinginan masyarakat dan pemerintah daerah mulai Februari 2023.

“Semoga, BLT-Desa ini bermanfaat bagi masyarakat penerima manfaat guna membantu memenuhi kebutuhannya,” ungkapnya.

Penyaluran perdana BLT-Desa 2023 di Balai Desa Kalinget Barat dilakukan oleh Bupati Achmad Fauzi kepada perwakilan penerima manfaat.

Sementara, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Sumenep Anwar Syahroni mengatakan, jumlah pagu dana desa Kabupaten Sumenep 2023 sebesar Rp350 miliar 788 juta 483 ribu.

Baca Juga :  Diktator, Warga Gersik Putih Sumenep Nyaris Bentrok Dengan Kades

“Desa yang melakukan pencairan untuk kegiatan Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-Desa) triwulan satu sebanyak 278 desa, sebesar Rp8 miliar 18 juta 100 ribu dengan jumlah sasaran 9.109 Keluarga Penerima Manfaat (KPM),” pungkasnya. (Roni)

Komentar