204

Karhutla Mengancam Aktivitas Daerah, Bagaimana Kondisi Harga Bahan Pokok?

News Satu
Karhutla Mengancam Aktivitas Daerah, Bagaimana Kondisi Harga Bahan Pokok?
Karhutla Mengancam Aktivitas Daerah, Bagaimana Kondisi Harga Bahan Pokok?

Jakarta, Jumat, 16 Oktober 2026 | News Satu – Menteri Perdagangan Budi Santoso menyatakan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) sejauh ini belum berdampak terhadap ketersediaan dan distribusi bahan pokok. Kementerian Perdagangan juga belum menerima laporan mengenai gangguan pasokan maupun kenaikan harga yang signifikan akibat kebakaran tersebut.

Budi mengatakan pemerintah terus berkoordinasi dengan dinas terkait untuk memantau kondisi pasokan dan perkembangan harga kebutuhan pokok di daerah terdampak karhutla.

“Sampai sekarang belum ada. Kita terus komunikasi dengan dinas ya mengenai terutama mengenai kebutuhan pokok. Harganya saya lihat harga-harganya juga relatif stabil,” ujar Budi di Jakarta, Jumat (16/10/2026).

Untuk mengantisipasi potensi gangguan distribusi, Kementerian Perdagangan telah berkomunikasi dengan pelaku usaha ritel dan distributor. Koordinasi tersebut dilakukan guna memastikan ketersediaan barang tetap terjaga dan penyaluran kebutuhan pokok ke pasar berjalan lancar.

Menurut Budi, komunikasi dengan pelaku usaha diperlukan untuk mengetahui secara langsung apakah karhutla mulai memengaruhi rantai pasok maupun harga barang kebutuhan masyarakat.

“Kita sudah antisipasi, kita sudah komunikasi dengan para ritel nanya pasokannya apakah terganggu, terus juga para distributor. Jadi kita terus komunikasi ya,” katanya.

Selain memantau pasokan dan harga, Kemendag turut mencermati aktivitas perdagangan di pasar. Hingga Jumat (16/10/2026), Budi menyebut belum menerima laporan mengenai keluhan pedagang terkait penurunan jumlah pembeli akibat kondisi tersebut.

Pemantauan dilakukan tidak hanya di wilayah yang mengalami karhutla, tetapi juga di berbagai daerah di Indonesia. Langkah ini ditujukan untuk mengantisipasi kemungkinan dampak lanjutan terhadap distribusi barang apabila kebakaran meluas atau mengganggu jalur pasokan.

Kemendag menggunakan Sistem Pemantauan Pasar dan Kebutuhan Pokok (SP2KP) untuk memantau perkembangan harga dan kondisi barang kebutuhan pokok di pasar. Data dari sistem tersebut menjadi salah satu instrumen pemerintah dalam mengidentifikasi potensi perubahan harga dan gangguan distribusi.

Meski belum ada laporan mengenai dampak signifikan terhadap pasokan dan harga, pemerintah tetap melakukan pemantauan serta berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan pelaku usaha untuk mengantisipasi perkembangan situasi.

Ketersediaan bahan pokok, stabilitas harga, dan kelancaran distribusi menjadi aspek yang terus diperhatikan agar kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi di tengah berlangsungnya karhutla.