oleh

Perairan Banten Berpotensi Jadi Peredaran Narkoba

News Satu, Banten, Kamis 21 Maret 2019- Perairan Banten berpotensi jadi peredaran narkoba. Pasalnya, Banyak pengungkapan peredaran gelap narkotika jenis sabu seberat 11 Kg di Pelabuhan Bojonegoro, Kabupaten Serang pada Februari 2019 lalu oleh BNN, Ditjen Bea Cukai dan Otoritas Pelabuhan Laut Banten membuktikan maraknya penyeludupan melalui perairan.

Direktorat Polisi Air dan Udara Polda Banten, Kombes Pol. Nunung Syaifuddin menerangkan dengan panjang garis pantai yang mencapai 453,2 Kilometer perairan di tanah Jawara berpotensi untuk menjadi penyelundupan narkotika melalui jalur atau pelabuhan tikus.

Selain itu, kurangnya kapal patroli yang dimiliki Polda Banten sangat dimungkinkan perairan Banten menjadi pintu masuk bagi para penyelundup memasukan barang haramnya.

“Potensi ini menjadikan perairan Banten sangat rawan jadi pintu masuk penyusupan barang haram tersebut. Untuk itu pihaknya sudah memaksimalkan kapal-kapal patroli melakukan pengawasan,” terangnya, Kamis (21/3/2019).

Dijelaskan juga dengan garis pantai 453,2 kilometer dan pihaknya hanya punya 16 kapal dan itupun tipe C2. Ombak di perairan Banten Selatan menjadi salah satu kendala pengawasan di perairan tersebut.

“Kami tentu tidak berani artinya begini keselamatan anggota pun kami utamakan, jangan memaksakan diri ketika cuaca tidak memungkinkan dan mungkin kapal mereka kapal besar. Sementara di wilayah lain kami sudah mencoba mencounter itu dengan patroli kapal-kapal,” pungkasnya. (Zal)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.