News Satu, Pamekasan, Jumat 11 November 2022- Tercatat untuk kedua kalinya, Pemerintah Kabupaten Pamekasan Jawa timur, melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan atau Disdikbud setempat menggelar gebyar literasi terbesar sepanjang tahun 2022. Bahkan dimomentum pekan ini, dikemas dalam judul “Launching Gerakan Pamekasan Menulis” yang diselenggarakan di SDN Sumedangan 2 Pademawu dengan konsep megah dan meriah mulai Rabu pagi lalu hingga saat ini.

Menurut Kepala Disdikbud Pamekasan, Akhmad Zaini, gerakan ini merupakan sebuah gerakan untuk mendukung terwujudnya Pamekasan sebagai Kabupaten Literasi di tahun 2023. Bahkan tercatat sudah ada setidaknya ratusan guru dari 13 kecamatan yang telah menerbitkan bukunya secara resmi pada 2022 ini.

“Sebelum diluncurkan, gerakan ini diawali dengan sebuah program bimbingan teknis kepenulisan tingkat kabupaten untuk para guru di jenjang sekolah dasar,” tandasnya.

Tak ayal jika bimbingan ini berlangsung selama dua hari bertempat di Hotel Cahaya Berlian pada pertengahan bulan Juni lalu. Sedang para guru tersebut, yang kemudian tergabung dalam komunitas Buk Guru E-lit (Buku Guru Edukasi dan Literasi) diharapkan mampu menulis dan menghasilkan satu buku.

“Selanjutnya, Gerakan Pamekasan Menulis ini, akan menyasar para guru di tingkat kecamatan. Tiga belas koodinator wilayah kecamatan bidang pendidikan dan kebudayaan (korwilcambidikbud, red) secara bergilir melakukan workshop kepenulisan yang dilanjutkan dengan pembentukan ikatan pendidik penulis (IPP) di seluruh korwilcambidikbud,” tandasnya.

Tak hanya berhenti di situ saja, selanjutnya, fase “Gerakan Pamekasan Menulis” akan ditandai dengan lahirnya sebuah blog menulis. Khususnya bagi pada tenaga pengajar dan guru di lingkungan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Pamekasan.

Sekedar informasi, pada upacara peluncuran “Gerakan Pamekasan Menulis” ditandai dengan penyerahan buku tunggal karya guru yang tergabung dalam komunitas Buk Guru E-lit. Lalu juga ada pelantikan pengurus ikatan pendidik penulis (IPP) di setiap kecamatan dan peluncuran blog guru.

Pasalnya, ini sebagai apresiasi Akhmad Zaini yang juga, menyatakan rasa bangga dan haru atas lahirnya buku-buku karya guru. Dia menyatakan apresiasi yang tinggi bagi guru-guru yang mampu menuangkan ide, pikiran dan perasaannya dalam bentuk tulisan bahkan buku.

Pada kesempatan ini pula, Kadisdikbud Akhmad Zaini menjanjikan akan ada 30 judul buku yang penerbitannya akan dibiayai oleh Pemerintah Kabupaten Pamekasan melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan.

Sedangkan, Prama Jaya, Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan yang hadir mewakili Bupati Pamekasan, Baddrut Tamam, dalam sambutannya menyatakan apresiasi yang luar biasa Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Pamekasan. Sebab secara konsisten terus menguat kompetensi dan kemampuan para guru yang telah luar biasa mengawal literasi.

Prama Jaya mengajak Disdikbud Kabupaten Pamekasan untuk bergandeng tangan bersama-sama dengan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan bertekad kuat mewujudkan Pamekasan sebagai “Kabupaten Literasi. Terakhir, Dia memberi penghargaan yang setinggi-tingginya kepada para guru penulis. Menurutnya, bisa jadi di Pamekasan ada ribuan guru, tetapi hanya mereka yang luar biasalah yang mampu berkarya, termasuk menulis buku.

“Selamat untuk seluruh kerja keras Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Pamekasan. Selamat kepada seluruh guru penulis yang telah melahirkan karya buku,” tuturnya. (Yudi)