Kualitas Pelayanan Kesehatan RSUD Sumenep Jadi Fokus Kolaborasi Nasional

Sumenep, Kamis 4 Juni 2026 | News Satu- Kualitas pelayanan kesehatan di RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep kembali menjadi perhatian sejumlah lembaga nasional. Badan Perlindungan Konsumen Nasional (BPKN), Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI), Ombudsman RI, dan BPJS Kesehatan turun langsung ke rumah sakit rujukan terbesar di Kabupaten Sumenep dalam agenda Sinergi dan Kolaborasi (Serasi).

Kehadiran empat lembaga yang memiliki fungsi pengawasan pelayanan publik, perlindungan konsumen, dan pengelolaan jaminan kesehatan tersebut menjadi sinyal kuat bahwa peningkatan mutu layanan kesehatan kini menjadi perhatian bersama, terutama dalam menjamin hak masyarakat sebagai pengguna layanan kesehatan.

Agenda Serasi tidak sekadar menjadi kunjungan seremonial. Pertemuan tersebut dimanfaatkan untuk membangun komunikasi, menyerap berbagai masukan, sekaligus memperkuat sistem pelayanan kesehatan yang lebih transparan, cepat, aman, dan berorientasi pada kepuasan pasien.

Direktur RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep, dr. Erliyati, M.Kes, menyatakan bahwa kunjungan tersebut merupakan momentum penting bagi rumah sakit untuk terus melakukan evaluasi dan pembenahan layanan. Menurutnya, keberadaan BPKN, YLKI, Ombudsman RI, dan BPJS Kesehatan memberikan ruang bagi rumah sakit untuk memperoleh perspektif yang lebih luas dalam meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

“Kami memandang kunjungan ini sebagai bentuk dukungan sekaligus motivasi untuk terus meningkatkan mutu pelayanan kesehatan. Masukan dari berbagai lembaga tentu menjadi bagian penting dalam proses perbaikan yang berkelanjutan,” ujar dr. Erliyati, Kamis (4/6/2026).

Sebagai rumah sakit rujukan utama di wilayah Kabupaten Sumenep, RSUD dr. H. Moh. Anwar saat ini terus melakukan transformasi pelayanan di berbagai sektor. Penguatan kompetensi tenaga kesehatan, peningkatan fasilitas medis, pembenahan sistem layanan, hingga digitalisasi pelayanan menjadi bagian dari strategi rumah sakit dalam menjawab kebutuhan masyarakat yang terus berkembang.

Langkah tersebut juga sejalan dengan upaya meningkatkan kualitas pelayanan bagi peserta Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN), yang selama ini menjadi tulang punggung akses layanan kesehatan masyarakat.

“Setiap masukan dari lembaga pengawas dan perlindungan konsumen sebagai bahan evaluasi dalam meningkatkan standar pelayanan publik,” tandasnya.

Di tengah kegiatan kunjungan, pelayanan kepada pasien tetap berjalan normal. Rumah sakit memastikan seluruh tenaga medis dan petugas kesehatan tetap menjalankan tugas di unit pelayanan masing-masing sehingga tidak mengganggu pelayanan kepada masyarakat.

Tak hanya membahas sektor kesehatan, RSUD dr. H. Moh. Anwar juga memperkenalkan potensi wisata unggulan Kabupaten Sumenep kepada para tamu dari lembaga nasional. Langkah tersebut dilakukan sebagai bagian dari upaya memperkenalkan potensi daerah yang selama ini dikenal memiliki kekayaan wisata bahari, budaya, dan kepulauan.

Bagi RSUD dr. H. Moh. Anwar, kolaborasi lintas lembaga menjadi faktor penting dalam membangun sistem pelayanan kesehatan yang lebih akuntabel dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

“Melalui agenda Sinergi dan Kolaborasi (Serasi), kami berharap terbangun penguatan pengawasan, peningkatan kualitas layanan, serta kepercayaan publik terhadap pelayanan kesehatan yang diberikan,” imbuhnya.

Kunjungan sejumlah lembaga nasional tersebut sekaligus menegaskan bahwa kualitas pelayanan kesehatan bukan hanya menjadi tanggung jawab rumah sakit semata, melainkan membutuhkan sinergi berbagai pihak agar masyarakat memperoleh layanan yang layak, aman, dan berkualitas sesuai standar pelayanan publik. (Robet)