oleh

Kapolri, Kebijakan Larangan Mudik untuk Lindungi Masyarakat Dari Pandemi

News Satu, Jakarta, Senin 10 Mei 2021- Memastikan semua berjalan sesuai rencana dan ketentuan pasti menjadi perhatian berbagai pihak. Terutama bagi para pemangku kepentingan dan kebijakan dalam suatu kegiatan, seperti yang dilakukan Kapolri di msa penyekatan mudik lebaran tahun ini.

Pasalnya, Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo melakukan peninjauan Operasi Ketupat 2021 secara langsung ke titik jalur mudik. Seperti yang telah dilakukan jenderal bintang empat itu di Pejagan, Brebes, Jawa Tengah.

Dalam tinjauan kala itu, Kapolri bersama Ketua DPR Puan Maharani, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin. Serta nampak juga Menteri Perhubungan Budi Karya dan Menteri PUPR Basuki Hadimuljono.

Usai kunjungan, Kapolri menyebut secara keseluruhan pelaksanaan Operasi Ketupat 2021 dengan melakukan penyekatan mudik berjalan dengan baik. Pihaknya mengakui bahwa penyekatan mudik memang membuat masyarakat tidak nyaman apalagi menjelang hari raya Idul Fitri tahun ini.

“Namun hal ini dilakukan untuk menjaga masyarakat agar tidak tertular varian baru virus COVID-19,” kata Sigit pada media, Senin (10/5/2021).

Menurutnya, tugas kepolisian adalah menjaga keamanan dan keselamatan masyarakat. Untuk itu, Pihaknya meminta masyarakat memahami kebijakan larangan mudik agar kasus COVID-19 tak lagi meningkat.

Lebih lanjut, mantan Kabareskrim Polri ini mengatakan, penyekatan kendaraan dilakukan dengan ditambah pemeriksaan protokol kesehatan pengendara. Sehingga Ikhtiar bersama dalam menanggulangi pandemi lebih masif dan efektif di lapangan.

“Penyekatan dilakukan juga di hotel dan tempat wisata agar tidak menyebar COVID-19,” tandasnya.

Secara khusus, Pihaknya juga mengucapkan terima kasih atas pengertian masyarakat pada ketentuan penyekatan ini. Juga atas kerja keras anggota di lapangan yang berperan aktif menekan penyebaran COVID-19.

“Terima kasih atas kerjasamanya dengan partisipasi pengertian masyarakat danĀ  kerja keras anggota di lapangan,” tukasnya. (Yudi)

Komentar

News Feed