Pamekasan, Rabu 22 April 2026| News Satu- Pemerintah Kabupaten Pamekasan, Jawa Timur, menegaskan tidak memiliki keterlibatan dalam proses rekrutmen 30.000 manajer koperasi desa dan kelurahan Merah Putih. Seluruh tahapan seleksi dipastikan sepenuhnya dikendalikan oleh pemerintah pusat melalui sistem daring (online).
Kepala Dinas Koperasi, UKM, dan Tenaga Kerja (Diskop UKM Naker) Pamekasan, Achmad Sjaifuddin, menekankan bahwa pihaknya tidak menerima informasi resmi terkait proses rekrutmen tersebut, termasuk mekanisme teknis seleksi.
“Kami tidak diberi informasi soal rekrutmen 30 ribu manajer KDKMP itu. Semua ditangani langsung oleh pemerintah pusat melalui portal resmi. Tidak ada keterlibatan dinas daerah,” ujarnya, Rabu (22/4/2026).
Pernyataan ini sekaligus menjadi peringatan bagi masyarakat agar tidak mudah percaya terhadap pihak-pihak yang mengaku bisa membantu meloloskan seleksi. Pasalnya, proses rekrutmen dilakukan secara transparan dan tanpa biaya.
Menurut informasi yang diterima, peserta yang dinyatakan lolos seleksi akan mengikuti pelatihan intensif selama dua bulan. Program ini bertujuan mencetak manajer koperasi yang kompeten dan mampu menggerakkan roda perekonomian di tingkat desa.
Achmad juga mendorong generasi muda yang memenuhi kualifikasi untuk memanfaatkan peluang tersebut secara maksimal. Ia memastikan proses seleksi dilakukan secara profesional dan objektif.
“Ikuti saja prosesnya. Informasi yang kami terima, lokasi tes akan dilaksanakan di Surabaya,” tambahnya.
Lebih lanjut, masyarakat diimbau meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi penipuan berkedok rekrutmen. Ia menegaskan bahwa seluruh proses seleksi tidak dipungut biaya dalam bentuk apa pun.
“Tidak ada titipan, tidak ada biaya. Kami percaya proses ini berjalan jujur dan adil,” tegasnya. (Yudi)

