HEADLINENEWSOGAN KOMERING ILIRPEMERINTAHANREGIONAL

OKI Kapal Besar Butuh Nahkoda Handal

765
×

OKI Kapal Besar Butuh Nahkoda Handal

Sebarkan artikel ini
OKI Kapal Besar Butuh Nahkoda Handal
OKI Kapal Besar Butuh Nahkoda Handal

News Satu, Ogan Komering Ilir, Selasa 24 Oktober 2023- Bupati Ogan Komering Ilir (OKI), Sumatera Selatan (Sumsel), H. Iskandar, SE mengumpamakan Kabupaten OKI layaknya sebuah kapal yang besar dan membutuhkan pemimpin yang handal.

“Ogan Komering Ilir salah satu Kabupaten terluas di Indonesia layaknya sebuah kapal yang besar namun tetap melaju mengarungi derap pembangunan,” kata Bupati OKI, Selasa (24/10/2023).

Lanjut Iskandar, selama ini dirinya masih belum tuntas membangu Ogan Komeirng Ilir (OKI). Oleh karena itu, kepada pemimpin OKI berikutnya harus benar-benar handal dan bisa membawa OKI lebih baik.

“Banyak yang sudah kita lakukan selama 10 tahun terakhir namun banyak pula yang belum dikerjakan,” tandasnya.

Iskandar menyebut selama kepemimpinannya tidak ada proyek mercusuar yang di bangun.

“Memang kita tidak membangun gedung-gedung mewah, tapi bagaimana kita menghadirkan perubahan di masyarakat, di desa-desa,” tukasnya.

Wujud pembangunan itu sebut Iskandar antara lain dalam pemerataan energi listrik dimana rasio elektrifikasi masyarakat OKI sudah 100 persen.

“Jumlah Rumah Tangga terlayani listrik telah mencapai 203.383 Rumah Tangga dengan rasio 99,42 persen. Kondisi ini jauh lebih baik dari tahun 2015 lalu,” ungkapnya.

Di sektor pertanian dan perkebunan tambahnya produktivitas padi kabupaten OKI terus meningkat signifikan dari 568 ton pada tahun 2014 menjadi 863 ton di tahun 2022 dan menjadikan Ogan Komering Ilir sebagai lumbung pangan Sumatera Selatan. Sementara di sektor perkebunan OKI telah melakukan replanting kelapa sawit rakyat melalui program Peremajaan Sawit Rakyat (PSR) lebih dari 32.000 Hektare.

“Capaian ini merupakan yang terluas di Indonesia,” sambungnya.

Selanjutnya disektor kesehatan capaian Universal Healt Coverage (UHC) kabupaten OKI sudah mencapai 95.39 persen.

“Artinya penduduk OKI sudah dijamin Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN),” klaimnya.

Selain itu layanan Rumah Sakit Umum Daerah sudah berpedikat paripurna. Layanan Puskesmas sudah terakreditasi hingga bisa melayani rawat inap. Layanan di desa juga ditingkatkan melalui program satu desa satu perawat, satu desa satu alat USG.

“Agar layanan promotif dan preventif serta layanan pengobatan semakin kuat dan merata,” lanjutnya.

Dalam penurunan stunting jelas Iskandar Kabupaten OKI mencatatkan penurunan angka stunting tertinggi, yaitu sebesar 17,1 persen dari 32,2 persen tahun 2021 menjadi 15,1 persen tahun 2022. Kepada Kepala Desa yang dilantik Iskandar menitip pesan untuk memberi pelayanan kepada masyarakat secara merata

“Hilangkan perbedaan pilihan, rangkul para calon lain. Libatkan masyarakat dalam setiap pengambilan keputusan,” pungkasnya. (Hasan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.