Pamekasan, Rabu 19 November 2025 | News Satu- Pemerintah Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur, melakukan perombakan besar di jajaran pejabat tinggi pratama. Sebanyak 21 pejabat eselon II dimutasi oleh Bupati Pamekasan, Dr. KH. Kholilurrahman. Dalam langkah yang disebut sebagai strategi konsolidasi birokrasi untuk memperkuat efektivitas kinerja daerah.
Mutasi masif ini mencakup posisi strategis mulai dari staf ahli, kepala dinas, hingga pimpinan perangkat daerah yang menangani urusan vital seperti ekonomi, pendidikan, kesehatan, UMKM, lingkungan hidup hingga komunikasi pemerintah.
Dalam sambutannya, Bupati Kholilurrahman menekankan bahwa rotasi jabatan merupakan kebutuhan organisasi sekaligus momentum meningkatkan profesionalitas aparatur negara.
“Mutasi ini momentum untuk bekerja lebih profesional di tengah berbagai keterbatasan. Ini amanah yang harus dijalankan dengan niat tulus untuk masyarakat Pamekasan,” tegasnyaas, Rabu (19/11/2025).
Ia meminta seluruh pejabat yang dilantik untuk mencurahkan kemampuan teknis maupun konseptual demi percepatan pembangunan dan peningkatan pelayanan publik.
21 Pejabat yang Dimutasi di antaranya Masrukin, Mohammad Alwi, Akhmalul Firdaus, Drs. Ach. Faisol, Amin Jabir, Muharram, Achmad Saifuddin, Akhmad Zaini, Kusairi, Sigit Priyono, Fathorrochman, Saudi Rahman, Supriyanto, Akmad Basri Yulianto, dr. Raden Budi Santoso, Muttaqin, Agus Budi Santoso, Munapik, Drs. Abdul Fata, Herman Hidayat Santoso, MM, dan Mohammad Yusuf Wibiseno. Selain itu, Bupati Pamekasan juga menunjuk Taufikurrahman sebagai Pelaksana Harian (Plh) Sekda, untuk memastikan roda pemerintahan berjalan efektif selama masa transisi.
Mutasi ini memunculkan berbagai analisis. Di lingkungan internal Pemkab, perombakan ini dinilai sebagai upaya penyegaran birokrasi, terutama setelah beberapa program strategis daerah memasuki fase percepatan.
Di sisi lain, publik menilai mutasi massal ini bisa menjadi langkah awal penataan ulang kinerja perangkat daerah menjelang evaluasi akhir tahun, agar target RPJMD dan agenda prioritas daerah dapat dicapai tepat waktu. (Yudi)








Komentar