299

Kapolres Probolinggo Kota Takziah Ke Rumah Atlet Panjat Tebing Korban Karhutla Bromo

News Satu
Kapolres Probolinggo Kota Takziah Ke Rumah Atlet Panjat Tebing Korban Karhutla Bromo
Kapolres Probolinggo Kota Takziah Ke Rumah Atlet Panjat Tebing Korban Karhutla Bromo

Probolinggo, Senin, 19 Oktober 2026 | News Satu – Kapolres Probolinggo Kota AKBP Lucky Permana Putra menyampaikan belasungkawa secara langsung kepada keluarga Sefriel Ardiansyah, atlet panjat tebing Kota Probolinggo yang meninggal dunia akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS).

Kunjungan takziah tersebut berlangsung di kediaman keluarga almarhum di Perum Griya Yuniyani, Jalan Serayu, Kelurahan Jrebeng Kulon, Kecamatan Kedopok, Kota Probolinggo.

Lucky hadir bersama Wakapolres Probolinggo Kota Kompol Wiwin Rusly, sejumlah pejabat utama Polres, serta para kapolsek jajaran. Rombongan tiba sekitar pukul 12.20 WIB dan disambut ayah kandung almarhum, Lutfi, bersama keluarga serta warga setempat.

Dalam kunjungan tersebut, rombongan mengikuti pembacaan tahlil untuk mendoakan almarhum. Kapolres juga menyerahkan tali asih sebagai bentuk kepedulian kepada keluarga yang ditinggalkan.

“Atas nama pribadi, institusi, dan seluruh rombongan yang hadir, kami menyampaikan belasungkawa sedalam-dalamnya atas berpulangnya almarhum Sefriel Ardiansyah. Kami memahami kehilangan ini menjadi duka yang berat bagi keluarga, semoga keluarga diberikan kesabaran,” ujar Lucky, Senin (19/10/2026).

Lucky mengatakan, Sefriel dikenal sebagai sosok yang ramah, baik hati, dan senang membantu orang lain. Kesan tersebut juga disampaikan oleh pengurus dan atlet panjat tebing Kota Probolinggo yang mengenal almarhum semasa hidup.

Menurut Lucky, kepergian Sefriel menjadi kehilangan bagi keluarga dan orang-orang yang mengenalnya. Ia berharap keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan serta kekuatan dalam menghadapi masa berkabung.

Ia juga mengajak keluarga dan seluruh pihak yang hadir untuk bersama-sama mendoakan almarhum.

“Semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan dan kekuatan. Mari kita bersama-sama mendoakan almarhum, karena doa menjadi salah satu hal terbaik yang dapat kita berikan untuk beliau,” tuturnya.

Sementara itu, Lutfi menyampaikan terima kasih atas kehadiran Kapolres Probolinggo Kota beserta rombongan di rumah duka. Ia menilai perhatian, simpati, dan doa yang diberikan menjadi penguat bagi keluarga di tengah kehilangan yang mendalam.

“Kehadiran Bapak Kapolres bersama rombongan menjadi kekuatan dan pelipur lara yang sangat berarti bagi kami. Kami sekeluarga mengucapkan terima kasih atas perhatian, simpati, dan doa yang diberikan,” kata Lutfi.

Lutfi juga menyampaikan permohonan maaf apabila semasa hidup almarhum pernah melakukan kesalahan atau kekhilafan, baik melalui ucapan maupun perbuatan yang kurang berkenan.

Kunjungan tersebut menjadi bentuk dukungan moril kepada keluarga Sefriel yang tengah berduka atas kepergian anggota keluarga mereka. Doa dan perhatian dari berbagai pihak diharapkan dapat membantu keluarga menghadapi masa sulit setelah kehilangan almarhum.