oleh

Istri ASN Terima Bantuan BLT, Kadinsos Sumenep Sebut Adanya Human Error

News Satu, Sumenep, Kamis 7 Mei 2020-  Program Bantuan Langsung Tunai (BLT) yang diinsiasi oleh Presiden Jokowi untuk warga miskin sebesar Rp 600 ribu per bulan itu tidak berjalan begitu mulus. Pasalnya, baru-baru ini beredar kabar di media massa bahwa salahsatu istri seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) di ruang lingkup Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep, Madura, Jawa Timur, terima transfer BLT tersebut.

Menanggapi hal itu, Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Sumenep Moh. Iksan menjelaskan, bahwa hal tersebut terjadi disebabkan adanya human error (Salah input data) terhadap salahsatu warganya.

“Dulu itu pada tahun 2015 suaminya belum jadi ASN, itu dari hasil data terakhir Kementrian Sosial (Kemensos) masih tercatat data lama,” ungkap Moh. Iksan Kadinsos Sumenep, Kamis (7/5/2020).

Bahkan, pihaknya tidak menyangka, apabila data di DTKS keluarga tersebut masuk sebagai penerima BLT.

“Saya sudah melakukan kemarin konfirmasi, namanya inisial L, istri dari ASN itu kini menjabat sebagai pendamping Desa Saronggi, inisial D,” bebernya.

Menurutnya, istri ASN tersebut juga tidak tahu apabila ia sudah mendapatkan transfer uang sebesar Rp 600 ribu dari BLT tersebut.

“Kami sudah mengarahkan untuk mereka mengembalikan karena dirasa mampu,” kata dia.

Hal tersebut, sambungnya, bisa saja terjadi, disebabkan adanya data lama yang masih belum di update di DTKS.

Komentar