oleh

Jelang Hari Tenang, Nur Faizin Main Futsal Sama Jurnalis Sumenep

News Satu, Sumenep, Sabtu 13 April 2019- Jelang hari tenang Pemilihan Umum (Pemilu) Tahun 2019, Nur Faizin Calon Legislatif (Caleg) DPRD Jatim nomor urut 7 Daerah Pemilihan (Dapil) 14 (Madura) meliputi Sumenep, Pamekasan, Sampang, dan Bangkalan, dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) bermain futsal bersama Juranalis Futsal Club (JFC), Sabtu (13/4/2019).

“Futsal bersama teman teman media ini tentu bukan moment biasa. Selain bermakna berolahraga untuk menyehatkan tubuh, melalui futsal ini secara pribadi dan atasnama Densus kami ingin menjalin Silaturrahim dan mempererat kemitraan dengan wartawan,” ujar Nur Faizin, Calon Legislatif (Caleg) DPRD Jatim nomor urut 7 Daerah Pemilihan (Dapil) 14 (Madura), Sabtu (13/4/2019).

Lanjut Kordinator Wilayah Pendidikan Khusus Dai Ahlissunnah Waljamaah (Densus) 1926, Nur Faizin, Main futsal bersama media itu bertujuan untuk mempererat tali Silaturrakhim dengan pelaku media sekaligus berdiskusi mengenai dinamika politik khususnya menjelang Pemilu 2019.

Sebab, Pers adalah Pilar keempat Demokrasi dan kerja pers dalam pemberitaan dilindungi oleh konstitusi. Selain memiliki fungsi control, media memiliki tugas penyampai pesan kepada masyarakat melalui karya jurnalistiknya.

“Bukan maksudnya menggurui Peran media dalam memberi pesan damai kepada masyarakat dengan menyajikan berita informatif bukan profokotif, fakta yang sebenarnya bukan bukan bohong atau hoax, dan menjamurnya media sosial yang berisi konten-konten berita bohong, dan berita berkemaknaan sesuai kebutuhan masyarakat sangat penting dewasa ini, apalagi menjelang Pemilu,” ungkap Staf Menteri Tenaga Kerja (Mennaker), Hanif Dhakiri.

Tahapan dan Pelaksanaan Pemilu 2019 memasuki masa tenang mulai Minggu (14/4/2019) dan 17 April nanti rakyat di seluruh tanah air akan menentukan Pemimpinnya lima tahun kedepan.

Perayaan lima tahunan Pemilu dalam menentukan Anggota Legislatif dan Presiden-Wakil Presiden hendaknya disambut riang gembira. Gesekan antar kubu pasangan calon dan tim pemenangan peserta Pemilu tidak boleh terjadi.

“Perbedaan pilihan di Pemilu 2019 jangan dijadikan alasan untuk bermusuhan. Mari jadikan Pemilu. Sebagai ajang demokrasi yang riang gembira,” tambahnya. (Nay)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.