RSUD Sumenep Pastikan IGD Tetap Buka 24 Jam Selama Libur Iduladha 1447 H

Sumenep, Senin 1 Juni 2026 | News Satu- Di tengah libur panjang dan perayaan Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah, RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep memastikan pelayanan kesehatan darurat tetap berjalan tanpa henti. Rumah sakit milik Pemerintah Kabupaten Sumenep itu menegaskan kesiapan penuh tenaga medis dan fasilitas kesehatan untuk melayani masyarakat selama masa cuti bersama.

Meski pelayanan rawat jalan ditutup sementara pada 27–28 Mei 2026 mengikuti jadwal libur nasional dan cuti bersama, Instalasi Gawat Darurat (IGD) tetap beroperasi selama 24 jam penuh. Langkah tersebut dilakukan untuk menjamin masyarakat tetap mendapatkan akses layanan kesehatan, khususnya dalam kondisi kegawatdaruratan yang membutuhkan penanganan cepat dan tepat.

Direktur RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep, dr. Erliyati, M.Kes., menegaskan bahwa pelayanan kesehatan merupakan kebutuhan dasar masyarakat yang tidak boleh terhenti dalam kondisi apa pun, termasuk saat momentum hari besar keagamaan.

“Kami tetap berkomitmen memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat selama libur Iduladha. Walaupun pelayanan rawat jalan tutup sementara mengikuti jadwal cuti bersama, pelayanan kegawatdaruratan tetap berjalan 24 jam dengan petugas yang siaga penuh,” ujar dr. Erliyati, Jumat (1/6/2026).

Menurutnya, seluruh tenaga kesehatan, dokter jaga, perawat, hingga petugas pelayanan telah disiapkan untuk memastikan masyarakat memperoleh layanan medis secara cepat, aman, dan profesional selama periode libur.

RSUD dr. H. Moh. Anwar juga menegaskan bahwa semangat pelayanan yang dijalankan sejalan dengan komitmen Pemerintah Kabupaten Sumenep dalam menghadirkan pelayanan publik yang responsif, humanis, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.

“Kami ingin masyarakat tetap merasa aman dan tenang selama libur Iduladha. Rumah sakit hadir bukan hanya sebagai tempat berobat, tetapi juga sebagai bagian dari pelayanan kemanusiaan. Karena itu seluruh jajaran kami diminta tetap memberikan pelayanan secara maksimal dengan sikap ramah, cepat, dan profesional,” katanya.

Lebih lanjut, dr. Erliyati menekankan bahwa budaya kerja di lingkungan rumah sakit terus diperkuat melalui semangat ‘Bismillah Melayani’, yang menjadi identitas pelayanan publik di Kabupaten Sumenep. Menurutnya, nilai tersebut bukan sekadar slogan, melainkan komitmen nyata dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat tanpa mengenal waktu maupun situasi.

Di tengah meningkatnya mobilitas masyarakat selama libur Iduladha, manajemen rumah sakit juga memastikan kesiapan fasilitas kesehatan, ketersediaan tenaga medis, serta sistem pelayanan agar tetap optimal jika terjadi lonjakan pasien darurat.

“Pelayanan kesehatan harus tetap hadir kapan pun masyarakat membutuhkan. Kami berharap masyarakat dapat menjalani Hari Raya Iduladha dengan nyaman, sehat, dan penuh kebahagiaan bersama keluarga,” pungkasnya. (Robet)