HEADLINENEWSPEMERINTAHANREGIONALSUMENEP

Satpol PP Sosialisasi Bahayanya Rokok Ilegal Di Taman Adipura

542
×

Satpol PP Sosialisasi Bahayanya Rokok Ilegal Di Taman Adipura

Sebarkan artikel ini
Satpol PP Sosialisasi Bahayanya Rokok Ilegal Di Taman Adipura
Satpol PP Sosialisasi Bahayanya Rokok Ilegal Di Taman Adipura

News Satu, Sumenep, Sabtu 7 Oktober 2023- Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Sumenep, Madura, Jawa Timur, bersama Bea Cukai terus melakukan sosialisasi kepada masyarakat bahayanya rokok ilegal. Seperti yang dilakukan di Taman Adipura Sumenep, pada Sabtu (7/10/2023).

Tak hanya turun kelapangan melakukan razia, namun aktif dalam melakukan sosialisasi dalam pemberantasan rokok ilegal kepada masyarakat. salah satunya melalui panggung kreasi yang rutin digelar di Taman Bunga atau Taman Adipura Sumenep.

Achmad Laili Maulidy selaku Kepala Satpoll PP Sumenep, dalam sambutannya mengatakan bahwa, panggung kreasi ini sengaja digelar sebagai bentuk sosialisasi kepada masyarakat untuk menekan peredaran rokok Ilegal yang ada di Kabupaten Sumenep.

“Pemilihan panggung kreasi sangat tepat dalam melakukan sosialisasi pencegahan dan memberantas rokok ilegal. Sebab, selain kita menghidupkan kesenian, penggung kreasi ini dapat mengedukasi masyarakat tentang rokok ilegal,” katanya, Sabtu (7/10/2023).

Laili berharap, melalui pagelaran panggung kreasi ini sosialisasi berantas rokok ilegal dapat tersampaikan kepada masyarakat Sumenep secara luas.

“Kami minta masyarakat Sumenep untuk mendukung program gempur rokok ilegal dengan tidak membeli rokok ilegal tanpa disertai pita cukai, serta memberikan informasi apa bila ditemukan aktivitas rokok ilegal,” tegasnya.

Sementara pihak Bea Cukai Madura yang diwakili Tesar Pratama selaku Humas bea cukai Madura dalam sambutannya memaparkan, bahwa Bea Cukai Madura tak pernah berhenti ajak masyarakat untuk ikut serta memberantas rokok ilegal di Madura.

“Untuk memberikan edukasi dan pemahaman kepada masyarakat dalam upaya menekan peredaran rokok ilegal, Bea Cukai Madura bersinergi dengan Pemkab Sumenep dalam hal ini Satpol PP Kabupaten Sumenep,” tuturnya.

Masih kata Tesar, dirinya menyampaikan beberapa hal-hal terkait dengan pengertian cukai, karakteristik barang kena cukai, apa saja yang termasuk barang kena cukai, dan hal-hal yang terkait dengan DBHCHT.

“Pada tahun 2022 yang lalu, Bea Cukai Madura mencatatkan penerimaan cukai sebesar Rp. 622,97 miliar yang sebagian besar merupakan penerimaan dari sektor cukai hasil tembakau,” pungkasnya. (Robet)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.