Sumenep, Kamis 23 April 2026| News Satu- Pemerintah Kabupaten Sumenep mempertegas komitmennya dalam mendukung program swasembada pangan nasional melalui sektor garam. Langkah ini dipimpin langsung oleh Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, yang menilai daerahnya memiliki potensi strategis sebagai salah satu sentra produksi garam terbesar di Indonesia.
Sumenep, yang dikenal sebagai Kota Keris, memiliki hamparan lahan produksi garam yang luas, baik di wilayah daratan maupun kepulauan. Kondisi ini dinilai menjadi modal kuat untuk mempercepat tercapainya target swasembada garam nasional.
“Wilayah produksi garam tersebar di sejumlah kecamatan seperti Kalianget, Gapura, Gili Genting, hingga Raas,” ujar Fauzi, Kamis (23/4/2026).
Tak hanya mengandalkan potensi alam, pemerintah daerah juga mengintensifkan pendampingan terhadap petani garam. Program ini bertujuan meningkatkan kualitas produksi sekaligus memperkuat daya saing garam lokal di pasar nasional.
Pendampingan tersebut dilakukan secara terpadu, melibatkan pemerintah daerah, provinsi, hingga pusat. Fokus utamanya adalah edukasi teknis produksi, peningkatan kualitas hasil panen, serta pemetaan kebutuhan petani.
“Upaya ini penting agar petani mampu menghasilkan garam berkualitas tinggi dan berkelanjutan,” jelasnya.
Selain pendampingan, berbagai bentuk bantuan juga terus digelontorkan melalui kelompok petani. Dukungan ini mencakup sarana produksi, penguatan kelembagaan, hingga akses terhadap program nasional.
Bupati Fauzi menegaskan bahwa sektor garam bukan sekadar komoditas lokal, melainkan bagian dari strategi besar ketahanan pangan nasional.
“Garam menyangkut kepentingan nasional. Karena itu, dukungan pemerintah akan terus diperkuat,” tegasnya.
Ke depan, Pemkab Sumenep berkomitmen meningkatkan sinergi lintas sektor, khususnya dalam pengembangan sumber daya manusia (SDM) petani, modernisasi alat produksi, serta optimalisasi lahan tambak garam.
“Sinergi dengan pemerintah pusat dan provinsi akan terus ditingkatkan demi memperkuat ketahanan pangan berbasis garam,” pungkas Fauzi. (Rose)

