Syarat Surat Suara Sah Pilkades Bangkes, P2KD Pastikan Tertanda Tangani

News Satu, Pamekasan, Kamis 21 April 2022- Tercatat ada setidaknya 74 Desa yang telah siap melaksanakan pilkades serentak di Kabupaten Pamekasan Jawa timur pada 23 April 2022 ini. Terbaru, berbagai rangkaian Pilkades ini tetap disoal oleh segenap warga Desa Bangkes, Kecamatan Kadur bahkan itu dilakukan dengan melakukan aksi sambil gruduk Pendopo Agung Ronggosukowati pada Rabu malam sekitar jam 22.00 wib.

Mereka bergerak untuk meminta ketegasan dari hasil kesepakatan soal surat suara dan pertanggungjawaban kepada Panitia Pilkades tingkat kabupaten yang dijabat Sekdakab Totok Hartono, yang mengeluarkan surat kepada Camat Kadur. Yakni terkait hal yang bertentangan dengan hasil musyawarah bersama antara panitia Pilkades Bangkes dengan para calon kades setempat sebelumnya.

Tak ayal, jika calon Kepala Desa Bangkes nomor urut 3, Zainal Alim yang mendapat tembusan surat edaran dari sekretaris daerah itu mempertanyakan secara resmi. Itu terkait tentang legalitas pembubuhan stempel dan tanda tangan yang sepakat di taruh pada sekitar 7500 surat suara itu. Namun, seolah mendapat penolakan karena melanggar tata tertib administrasi Pilkades.

“Hal ini diduga ada indikasi bahwa panitia Pilkades daerah lalai dalam memberikan kebijakan yang sudah di tuang ditatib dan sepakati oleh calon kepala desa Bangkes,” tandasnya.

Sementara itu, Ketua Panitia Pemilihan Kepala Desa (P2KD) Bangkes Izzuddin mengatakan, memang hasil musyawarah dengan ketua panitia Pilkades kabupaten dari perwakilan calon percaya penuh terhadap panitia. Bahkan dan dia mengharapkan kepada semua calon untuk memberifing terhadap saksinya sekaligus menyaksikan proses pelaksanaan penandatanganan surat suara.

“Di Desa Bangkes dpt-nya 7595, kemudian untuk 2,5% surat suara yang lebih langsung dibakar disaksikan oleh saksi masing-masing, jadi tidak ada surat suara lebih yang ditandatangani oleh P2KD,” ungkapnya, Kamis (21/4/2022).

Selanjutnya, Izzuddin menyampaikan awalnya menawarkan kepada semua calon kepala desa untuk diparaf saja. Namun hal ini tidak di setujui oleh beberapa calon dan meminta ditanda tangani selain adanya stempel panitia.

“Alhamdulillah saya tandatangani meskipun saya dulu meminta untuk diparaf tapi saya menandatangani langsung karena prosesnya untuk pelipatan surat suara itu dua hari,” tuturnya.

Sedangkan, Ketua Panitia pelaksana Pilkades tingkat kabupaten Pamekasan, Totok Hartono sekaligus yang menjabat sebagai Sekdakab saat akan dikonfirmasi media suat surat edarannya, enggan memberi keterangan. Bahkan kepada sejumlah wartawan yang hadir saat pertemuan malam itu mengisyaratkan untuk tidak menanggapi hal tersebut.(Yudi)