Kapolres Probolinggo Kota Bersama Walikota Musnahkan Ratusan BB 2022

News Satu, Probolinggo, Sabtu 31 Desember 2022- Walikota Probolinggo Habib Hadi Zainal Abidin bersama Kapolres Probolinggo Kota AKBP Wadi Sabani dan Forkopimda setempat mengikuti giat pemusnahan ratusan Barang Bukti (BB) hasil kinerja jajaran Polres Probolinggo soal kasus tindakan kriminal umum. Pemusnahan tersebut dilakukan di halaman Mapolresta Probolinggo pada, Jumat (30/13/2022) sekira pukul 16.30.Wib.

Dalam kegiatan tersebut Walikota Probolinggo Habib Hadi Zainal Abidin memberi apresiasi atas kinerja Polres Probolinggo Kota dalam tindakan penegakan hukum.

“Alhamdulillah baru saja kita musnahkan miras dan narkoba sebagai bentuk komitmen bersama menjaga keamanan dan ketertiban. Apalagi pasca meraih predikat sebagai kota paling dicintai dalam kompetisi WLC beberapa waktu lalu, maka masyarakat juga harus ikut andil dalam membangun dan menjaga kota ini,” ujarnya.

Sementara Kapolres Probolinggo Kota, AKBP Wadi Sa’bani mengatakan kasus gangguan kamtibmas terjadi kenaikan dibanding tahun sebelumnya.

Dalam setahun ada 722 kejadian gangguan  kamtibmas. Meliputi kriminal umum, narkoba, miras, laka lantas dan pelanggaran lantas. Kasus narkoba, sejumlah 70 kasus perkara, 77 tersangka dengan jumlah BB 108 gr narkoba jenis sabu. Penyalahgunaan obat-obatan terlarang sepert pil trex, dextro dan yang lainnya. Petugas berhasil mengamankan 73.832 butir obat berbahaya.   Dibandingkan 2021  terjadi kenaikan 48 persen secara kuantitas. Penyelesaian perkara pun terjadi kenaikan.

Sedangkan kriminal umum total 448 kasus ditangani, mampu terselesaikan sejumlah 414 kasus, sekitar 92,5 persen dalam setahun dengan jumlah tersangka 113 orang. Kenaikan angka kriminalitas mencapai 27,5 persen dibandingkan tahun 2021 yang jumlahnya ada 325 kasus. Namun penyelesaian perkara ada peningkatan 73,5 persen, sehingga pencapaian kinerja jauh lebih tinggi.

Terakhir bidang lalu lintas, kecelakaan lalu lintas ada 204 kasus, terselesaikan 145 kasus,  71 persen terjadi penurunan dibandingkan tahun 2021 yang jumlah angka kecelakaan lalin sejumlah 311 kasus. Untuk  jumlah pelanggaran ada  18.247, dengan rincian, tilang 4.060, teguran  simpatik, 14.187.

“Upaya mitigasi dan preventif untuk tidak menggunakan knalpot brong serta larangan konvoi motor. Sosialisasi juga sudah kita sampaikan melalui bhabnkamtibmas, termasuk di radio Suara Kota. Silakan menggelar aktivitas perayaan jelang tahun baru, namun harus bisa menjaga keamanan dan ketertiban bersama,” beber AKBP Wadi.

Penjagaan Nataru dilakukan di beberapa titik, diantaranya di batas kota dengan kabupaten guna meminimalisir terkait konvoi motor, knalpot brong dan bak terbuka yang bawa sound untuk keliling di kota. Penjagaan juga dipusatkan di Alun-alun  mengingat Pemkot menggelar pagelaran seni usai meraih predikat We Love Cities. Berikutnya Persimpangan Randu Pangger, TWSL, simpang empat Wonoasih, Gladak Serang, Simpang empat Laweyan dan simpang tiga rest area Tongas. (Bambang)

Komentar