oleh

Keluh Kesah Penjual Terompet Di Kota Probolingo

News Satu, Probolinggo, Jumat 28 Desember 2018- Jelang pergantian tahun dari 2018 ke tahun 2019, penjual terompet di Kota Probolinggo, Jawa Timur (Jatim) mulai menjamur. Bahkan, nampak terlihat di sepanjang jalan raya Panglima Sudirman, Kota Probolinggo berjejer para penjual terompet yang beraneka ragam.

Para penjual terompet tidak hanya dari Probolinggo saja, melainkan dari luat Probolinggo juga banyak, seperti dari Pasuruan. Salah satunya Saniman (42) asal Pasuruan, demi mendapatkan keuntungan atau mengais rejeki, dia rela jauh-jauh datang ke Probolinggo untuk menjual terompet.

Namun demikian, penjualan terompetnya pada tahun 2018 ini, tidak seperti tahun-tahun sebelumnya, sebab, peminat terompet sangat minim. Padahal harga terompet masih tetap sama seperti tahun-tahun sebelumnya, yakni  mulai dari harga Rp 15 ribu, Rp 25 ribu, Rp 35 ribu yang bahan kertas, sedangkan bahan plastik atau mika dijual sehargaRp 10 ribu dan Rp 15 ribu tergantung dari model kecil dan besarnya

“Tahun ini sangat sepi pembeli, jika dibandingkan tahun 2017 kemarin,” katanya, Jumat (28/12/2018).

Berkaca pada tahun sebelumnya, pada H-5 malam pergantian tahun biasanya sudah ramai orang membeli terompet. Namun, pada tahun ini malah hampir tidak ada yang mau membeli terompet.

“Gak tahu kenapa sekarang warga enggan membeli terompet,” ujarnya.

Namun demikian, para penjual terompet yang berada di Jalan Panglima Sudirman berharap pada H-1 maupun pada malam pergantian tahun banyak warga yang membeli terompet.

“Semoga saja di malam pergantian tahun nanti banyak warga yang membeli terompet,” harapnya. (Bambang)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.