Pasien Positif Covid-19 Di Sumenep Capai 35 Kasus

News Satu, Sumenep, Selasa 23 Juni 2020- Pasien positif Covid-19 di Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, terus bertambah. Hal itu disampaikan oleh Humas Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 Sumenep, Ferdiansyah Tetrajaya,  bahwa kasus terkonfirmasi covid-19 bertambah 10 orang. Dari yang semula 25 kasus, saat ini menjadi 35 kasus terkonfirmasi virus corona.

“Saat ini merupakan penambahan terbanyak,” ungkap Ferdiansyah Kadiskominfo Sumenep, Selasa (23/6/2020).

Pasien yang terkomfirmasi Covid-19 itu diantaranya pasien nomor 26 (53), dan pasien nomor 27 (37) adalah perempuan, keduanya sama-sama warga Kecamatan Rubaru. Pasien nomor 28 (35), dan pasien nomor 30 (34), adalah perempuan, warga Kecamatan Lenteng,

Lalu, pasien nomor 31 (31), adalah seorang perempuan warga Kecamatan Batuputih. Kemudian, pasien nomor 35 (38), adalah perempuan, warga Kecamatan Dasuk. Keenam pasien ini adalah seorang karyawan salah satu perusahaan di Sumenep.

“Pada tanggal 12 Juni 2020 dilakukan telusur dan wawancara terhadap pasien. Berdasarkan hasil wawancara tersebut diakui bahwa pasien telah dilakukan rapid test oleh perusahaan dengan hasil reaktif,” katanya.

Sehingga, lanjutnya, pada tanggal 18 Juni 2020, pihak perusahaan menganjurkan pasien tersebut untuk melakukan isolasi mandiri.

“Saat dilakukan pemeriksaan Swab di Laboratorium Kesehatan Daerah (Lapkesda) Sumenep, pasien tersebut dinyatakan terkonfirmasi Covid-19,” imbuhnya.

Lebih lanjut ia menerangkan, pasien nomor 29 (51), adalah laki-laki, dan pasien nomor 34 (50), adalah perempuan, warga Kecamatan Kota. Keduanya, merupakan Seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep.

“Pada tanggal 2 Juni 2020 dilakukan rapid test untuk pasien nomor 29 di Puskesmas Pamolokan, hasilnya reaktif. Isolasi mandiri selama 14 hari. Pada tanggal 12 Juni 2020 dilakukan Swab. Sedangkan, pada tanggal 12 Juni 2020 pasien nomor 34 dilakukan rapid test di Puskesmas pandian, hasilnya reaktif. Selanjutnya pasien 34 melakukan isolasi mandiri selama 14 hari. Baru pada tanggal 16 juni 2020 dilakukan Swab di Lapkesda Sumenep. Alhasil, keduanya dinyatakan positif Covid-19,” bebernya.

Sementara pasien nomor 32 (53), adalah perempuan, warga Kecamatan Guluk-Guluk, dan pasien nomor 33 (48), adalah laki-laki, warga Kecamatan Batuan. Keduanya berstatus Pasien Dalam Pemantauan (PDP) yang dirawat di RSI garam Kalianget.

“Pada tanggal 18 Juni 2020, dilakukan rapid test di RSI garam dan hasilnya reaktif. Lalu, pada tanggal 19 Juni 2020 dilakukan pemeriksaan di Lapkesda Sumenep, dan hasilnya dinyatakan positif Covid-19,” paparnya. (Hasan)

Komentar