22 OPD Pemprov Jatim Dan Relawan Jatim Ikuti Latihan Evakuasi Mandiri

Menurut Gatot Soebroto, pelatihan ini bisa memberikan modal kepada para karyawan di masing-masing OPD. Apabila ada bencana alam, mereka sudah siap untuk menghadapinya secara mandiri tanpa harus menunggu.

“Apalagi, baru-baru ini terjadi gempa bumi cukup besar di selatan wilayah Jatim. Selain itu, provinsi ini juga memiliki 14 ancaman bencana yang penanganannya juga bervariasi,” tukasnya.

Dalam latihan kali ini digelar simulasi adanya kondisi gempa bumi yang terjadi. Selain gempa bumi, juga terjadi efek ikutannya berupa kebakaran ynag melanda gedung tempat para pegawai itu beraktifitas.

Tak ayal, dalam adegan dan aksi skenario bencana itu, para perwakilan OPD menyaksikan dan bisa mendapat gambaran langsung simulasi yang dipraktikkan oleh beberapa staf BPBD dan Relawan Jatim.

“Diharapkan dengan simulasi dan pelatihan ini, para perwakilan OPD bisa mempraktikkannya di tempat mereka bekerja,” ungkapnya pada media.

Sementara, salah satu perwakilan relawan yang diundang, Wawan Kimiawan, wakil koordinator SRPB Jatim mengatakan, pelatihan dalam rangka HKB ini sangat penting. Mengingat bahwa serupa bencana datang dengan tiba-tiba dan tidak mengenal waktu serta tempat terjadinya.

“Para perwakilan OPD ini diharapkan bisa menularkan ilmunya meski pelatihan ini hanya beberapa jam. Pengetahuan yang didapat sangat aplikatif dan mudah diterapkan,” paparnya. (Yud)

Tinggalkan Balasan