Surabaya, Jumat 12 Juni 2026 | News Satu- Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) mulai mengonsolidasikan kekuatan politiknya di Jawa Timur dengan menetapkan 38 Ketua Dewan Tanfidz DPC PKB kabupaten/kota periode 2026–2031.
Langkah ini menjadi sinyal dimulainya pemanasan mesin politik partai menjelang Pemilu 2029 di provinsi yang selama ini menjadi lumbung suara utama PKB.
Penetapan tersebut diumumkan langsung oleh Wakil Ketua Umum DPP PKB, Cucun Ahmad Syamsurijal, melalui rapat daring yang diikuti seluruh jajaran pengurus PKB Jawa Timur. Turut mendampingi dalam pengumuman tersebut Sekretaris DPW PKB Jawa Timur, Multazamudz Dzikri, dan Bendahara DPW PKB Jawa Timur, Sholichul Umam.
Penetapan 38 pimpinan DPC itu mengakhiri proses panjang yang telah berlangsung selama beberapa bulan terakhir. Seluruh kandidat wajib mengikuti tahapan organisasi mulai dari Musyawarah Cabang (Muscab) hingga Uji Kelayakan dan Kepatutan (UKK) yang digelar dalam dua gelombang.
Proses tersebut menjadi bagian dari mekanisme kaderisasi dan regenerasi kepemimpinan yang diterapkan PKB untuk memastikan struktur partai di daerah diisi figur yang dinilai memiliki kapasitas organisasi dan kemampuan elektoral.
Sekretaris DPW PKB Jawa Timur, Multazamudz Dzikri, memastikan seluruh calon ketua definitif DPC PKB di 38 kabupaten/kota telah mendapatkan persetujuan dari DPP PKB.
“Alhamdulillah, 38 Calon Ketua Dewan Tanfidz Definitif DPC PKB se-Jawa Timur sudah ditetapkan,” ujarnya, Jumat (12/2026).
Meski telah diumumkan, para pimpinan tersebut masih berstatus calon ketua definitif karena Surat Keputusan (SK) kepengurusan belum diterbitkan dan pelantikan resmi belum dilaksanakan.
Multazam menjelaskan sejumlah daerah akan dipimpin oleh wajah-wajah baru yang diharapkan mampu menghadirkan energi segar dalam membangun partai hingga tingkat akar rumput.
Menurutnya, kepengurusan baru memiliki tugas besar memperkuat struktur organisasi, memperluas basis dukungan masyarakat, dan meningkatkan efektivitas kerja politik partai menjelang agenda politik nasional berikutnya.
PKB secara terbuka menargetkan peningkatan kekuatan politik pada Pemilu 2029. Karena itu, penetapan pimpinan DPC di seluruh Jawa Timur dinilai sebagai fondasi awal untuk memperkuat konsolidasi internal sekaligus menjaga dominasi partai di wilayah yang selama ini menjadi basis suara terbesar.
“Insya Allah, nama-nama yang telah ditetapkan siap bekerja lebih keras, memperkuat struktur partai, dan melipatgandakan kemenangan PKB pada Pemilu 2029,” tegas Multazam.
Dengan selesainya penetapan 38 ketua DPC, PKB kini memasuki fase penguatan organisasi dan konsolidasi kader yang akan menjadi penentu kekuatan partai menghadapi pertarungan politik lima tahun mendatang.
Daftar 38 Calon Ketua DPC PKB Jawa Timur Periode 2026–2031
• Surabaya – Muhammad Faridz Afif
• Sidoarjo – Rizza Ali Faizin
• Kabupaten Pasuruan – Muhammad Yusuf Daniyal
• Kota Pasuruan – Ismail Marzuki Hasan
• Kabupaten Probolinggo – Fahmi AHZ
• Kota Probolinggo – Abdul Mujib
• Situbondo – Ali Yafi
• Bondowoso – Ahmad Dhafir
• Banyuwangi – Zaki Al Mubarok
• Lumajang – Anang Akhmad Syaifuddin
• Jember – Ayub Junaidi
• Kabupaten Malang – Kholiq
• Kota Malang – Hikmah Bafaqih
• Kota Batu – Nurochman
• Kota Mojokerto – Junaedi Malik
• Sumenep – Kamalil Ersyad
• Kota Blitar – Zainul Ikhwan
• Kabupaten Blitar – Muhammad Rifa’i
• Tulungagung – Abdulah Ali Munib
• Kabupaten Kediri – Sentot Djamaluddin
• Kota Kediri – O’ing Abdul Muid
• Ponorogo – Dwi Agus Prayitno
• Trenggalek – Sukarodin
• Magetan – Deny Mahmud Fauzi
• Ngawi – Nuri Karimatunnisa
• Pacitan – Fibi Irawan
• Jombang – Anas Burhani
• Kabupaten Mojokerto – Ayni Zuroh
• Nganjuk – Ulum Basthomi
• Kabupaten Madiun – Purnomo Hadi
• Kota Madiun – Agus Wiyono
• Bojonegoro – Fauzan Fu’adi
• Tuban – Khozanah Hidayati
• Gresik – Muhammad Syahrul Munir
• Lamongan – Abdul Ghofur
• Bangkalan – Syafiuddin
• Sampang – Mohammad Farok
• Pamekasan – Ali Wafa. (Kiki)






