News Satu, Ogan Komering Ilir (OKI), Senin 14 Januari 2019- Pasar Shoping Center Kota Kayuagung Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) pencurian. Sebab itu, pedagang merasa tidak nyaman meninggalkan barang dagangannya di dalam lokasi pasar pada malam hari. Lantaran, kerap kali terjadi pencurian sehingga merugikan para pedagang.

Informasi yang dihimpun, pelaku sempat terekap CCTV yang terpasang dibeberapa sudut di titik shoping senter lantai dasar. Namun, wajah pelaku tidak begitu jelas, karena suasana gelap. Pelaku hanya membongkar alat elektonik jenis hand phone dan barang berharga lainnya yang diambil. Sedangkan, barang dagangan yang berupa tas, sepatu, dan jenis pakaian lainnya sama sekali belum sempat dibongkar oleh kawanan pelaku pencurian.

“Pencurian di dalam shoping ini sering kali terjadi. Padahal, pintu belakang dan depan serta pintu samping kiri dan kanan shoping selalu tertutup rapat,” kata Tagor (24) pemilik counter hp yang kemalingan, Senin (14/1/2019).

Tagor menceritakan kepada wartawan, pencurian ini sudah berulang kali terjadi. Yang menjadi penyesalannya mengapa bisa terjadi. Sementara shoping dijaga oleh petugas jaga malam.

“Setiap hari seluruh pedagang harus mengeluarkan uang setoran jaga malam,” tutur Tagor yang kecewa atas penjagaan dan kalau sudah hilang seperti ini siapa yang mau bertanggungjawab.

Ketika ditanya barang apa yang hilang di counternya, Tagor memeberkan barang yang hilang yakni, hand phone senter untuk pulsa dan uang, kejadian ini pada Minggu lalu, dan kedua kali ini juga terulang lagi.

“Pelaku sempat terekam CCTV, aksi pencurian terjadi pukul 02.37,” ujarnya yang meminta pihak berwajib juga meningkatkan keamanan.

Pelaku pencurian tadi, tak hanya membongkar counter milik Togar, namun counter milik Berry juga menjadi sasaran pencuri yang sempat mengobrak abrik isi dalam counter.

“Pelaku berhasil mengambil speker aktif, modem, power bank,” kata Berry seraya berucap pihaknya juga membayar setoran uang kunci setiap bulan Rp 15 ribu per bulan untuk satu pedagang. Lain dengan uang setoran keamanan sebesar Rp 20 ribu per hari untuk per pedagang.

Kapolres OKI AKBP Donni Eka Syaputra SH.,S.Ik.,MM melalui Kasub Humas Ipda Suhendri SH mengakui, bahwa pihaknya belum menerima laporan pencurian yang terjadi di shoping senter. Seharusnya pihak korban melaporkan secepatnya ke polisi agar segera ditindaklanjuti.

“Kalau pelakunya terekam CCTV dipastikan pelakunya dengan mudah dikenal,” tutur Suhendri yang meminta pihak keamanan pasar jangan lalai.

Apalagi sudah kerap kali terjadi pencurian. Untuk kerugian memang tidak seberapa tapi, yang namanya kehilangan tidak enak sebutanya. Ditekannya Suhendri, di lokasi pasar tersebut, kerap kali ditemukan anak-anak yang bergadang disana. Tolong, semua anak remaja yang kerap bergadang tolong di datanya namanya.

“Pasar ini tempat pertemuan banyak orang, jadi baik pedagang maupun penjaga malam harus lebih berhati-hati,” tandasnya. (Hasan)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.