Sumenep, Jumat 31 Juli 2026 | News – Gelombang kepedulian sosial kembali terlihat di Kabupaten Sumenep, Jawa Timur. Program Jumat Berkah yang rutin digelar konten kreator Mana-Mana atau Deni Puja Pranata mendapat perhatian luas setelah menerima tambahan donasi dari sejumlah masyarakat yang mengatasnamakan Kancana Letkol Teddy.
Dukungan tersebut membuat jumlah penerima manfaat meningkat dibandingkan pelaksanaan sebelumnya. Ratusan nasi bungkus berhasil disalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan, mulai dari abang becak, pengemudi ojek, petugas kebersihan, buruh harian, hingga warga kurang mampu yang tetap bekerja mencari nafkah.
Sejak pagi hari, tim relawan menyusuri sejumlah ruas jalan dan titik keramaian di kawasan Kota Sumenep untuk memastikan bantuan diterima langsung oleh masyarakat yang membutuhkan. Kehadiran para relawan disambut hangat oleh warga yang mengaku terbantu dengan program berbagi tersebut.
Di tengah kondisi ekonomi yang masih menjadi tantangan bagi sebagian masyarakat, bantuan sederhana berupa makanan siap santap dinilai memiliki makna besar. Selain membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari, aksi tersebut juga menjadi simbol nyata kepedulian sosial dan semangat gotong royong.
Penggagas program Jumat Berkah, Deni Puja, mengatakan kegiatan berbagi nasi bungkus telah menjadi agenda rutin setiap hari Jumat. Namun, pelaksanaan kali ini terasa lebih istimewa karena adanya tambahan dukungan dari para donatur yang mengatasnamakan Kancana Letkol Teddy.
Menurutnya, seluruh donasi yang diterima langsung disalurkan kepada masyarakat sebagai bentuk tanggung jawab menjaga amanah para donatur sekaligus memastikan bantuan benar-benar tepat sasaran.
“Program berbagi nasi bungkus memang rutin kami lakukan setiap hari Jumat. Kali ini kami menerima tambahan donasi dari beberapa netizen yang mengatasnamakan Kancana Letkol Teddy. Alhamdulillah, bantuan tersebut membuat semakin banyak masyarakat yang bisa menerima manfaat,” ujar Deni Puja, Jumat (31/7/2026).
Ia menilai meningkatnya partisipasi masyarakat menjadi bukti bahwa budaya gotong royong masih tumbuh kuat di tengah kehidupan masyarakat Sumenep. Bahkan, menurutnya, tidak sedikit donatur yang memilih menggunakan nama Letkol Teddy saat menyalurkan bantuan sosial.
“Ternyata di Sumenep banyak pecinta Letkol Teddy. Hal itu terlihat dari para donatur yang mengatasnamakan beliau untuk ikut berbagi nasi bungkus kepada masyarakat,” katanya.
Salah seorang penerima bantuan, Saleh, yang sehari-hari bekerja sebagai abang becak, mengaku bersyukur atas kepedulian para donatur.
“Terima kasih kepada Kancana Letkol Teddy yang sudah peduli kepada kami masyarakat kecil. Walaupun hanya sebungkus nasi kuning, bantuan ini sangat berarti bagi kami,” tuturnya.
Seluruh rangkaian kegiatan kemudian didokumentasikan melalui akun media sosial Mana-Mana. Unggahan tersebut mendapat respons positif dari warganet yang memberikan apresiasi terhadap konsistensi gerakan sosial yang terus dilakukan.
Berbagai komentar bermunculan dengan harapan agar kegiatan serupa terus berlanjut dan mampu menginspirasi lebih banyak masyarakat untuk ikut berbagi kepada sesama.
Program Jumat Berkah yang digagas Deni Puja kini berkembang menjadi gerakan sosial berbasis kolaborasi antara kreator digital, para donatur, dan masyarakat. Kolaborasi tersebut diharapkan terus memperkuat solidaritas sosial sekaligus menghadirkan manfaat nyata bagi warga yang membutuhkan, khususnya di Kabupaten Sumenep, serta menjadi inspirasi lahirnya gerakan kemanusiaan serupa di berbagai daerah Indonesia. (Robet)






