Tommy Wahyu Prakoso Resmi Pimpin DPC PDIP Kota Probolinggo 2025–2030

Probolinggo, Senin 22 Desember 2025 | News Satu- PDI Perjuangan Kota Probolinggo resmi memasuki babak baru kepemimpinan. Tommy Wahyu Prakoso ditetapkan sebagai Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kota Probolinggo periode 2025–2030, menggantikan Nasution yang telah memimpin selama dua periode.

Penyegaran struktur kepengurusan ini tidak hanya terjadi pada posisi ketua. Sejumlah jabatan strategis turut mengalami pergantian. Posisi Sekretaris DPC kini dipegang Sukardi Mitho, menggantikan Rudi Ghafur, sementara Sahri Trianggoro dipercaya mengemban amanah sebagai Bendahara DPC.

Pergantian kepengurusan tersebut merupakan hasil dari mekanisme penjaringan internal partai yang panjang dan berjenjang. Proses dimulai dari tingkat Pengurus Anak Cabang (PAC) yang mengusulkan sembilan nama kader terbaik untuk dipertimbangkan sebagai pimpinan DPC.

Kesembilan nama tersebut yakni Nasution, Titin Andriani, Imam Hanafi, Sahri, Tommy Wahyu Prakoso, Andre, Sukardi Mitho, Rukin, dan Sugiono selaku Ketua PAC Kedopok. Seluruh kandidat kemudian mengikuti tahapan lanjutan di tingkat pusat, mulai dari psikotes, uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test), hingga akhirnya diputuskan melalui rapat pleno Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PDI Perjuangan.

DPP PDI Perjuangan menegaskan, proses tersebut dilakukan untuk memastikan pimpinan terpilih memiliki kapasitas kepemimpinan, kesiapan organisasi, serta kemampuan mengonsolidasikan kekuatan partai di daerah. Evaluasi juga tetap terbuka sesuai mekanisme internal partai.

Usai ditetapkan sebagai Ketua DPC, Tommy Wahyu Prakoso menegaskan komitmennya untuk membawa PDIP Kota Probolinggo bangkit secara organisatoris maupun elektoral. Ia menyebut kondisi partai saat ini harus dijadikan momentum evaluasi dan perbaikan menyeluruh.

“PDI Perjuangan saat ini berada di posisi ketiga kekuatan politik, belum memiliki kepala daerah dan belum memegang kursi Ketua DPRD. Ini bukan untuk diratapi, tetapi menjadi pemicu semangat juang seluruh kader,” tegas Tommy, Senin (22/12/2025).

Ia berkomitmen merangkul seluruh elemen partai, mulai dari struktur DPC, PAC, ranting, hingga kader akar rumput dan generasi muda. Tommy menekankan pentingnya menjadikan PDIP sebagai partai yang terbuka, adaptif terhadap perubahan zaman, dan hadir nyata di tengah masyarakat.

“Kami ingin membangun partai yang solid, responsif, dan dekat dengan rakyat. Amanah ini adalah jalan pengabdian, bukan sekadar jabatan,” pungkasnya.

Terkait target perolehan kursi legislatif ke depan, Tommy belum menyebutkan angka pasti. Namun ia menegaskan satu hal, kinerja PDIP Kota Probolinggo harus meningkat dibanding periode sebelumnya. (Bambang)

Tinggalkan Balasan