UR WTA Berikan Predikat Terbaik Pada RSUD Sumenep

UR WTA Berikan Predikat Terbaik Pada RSUD Sumenep
UR WTA Berikan Predikat Terbaik Pada RSUD Sumenep

News Satu, Sumenep, Selasa 23 Oktober 2018- Pelayanan kesehatan terhadap para pasien, nampaknya terus meningkat di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. Moh. Anwar Sumenep, Madura, Jawa Timur (Jatim). Terbukti Rumah Sakit milik Pemerintah Daerah Kabupaten Sumenep ini mendapatkan predikat terbaik dari Utilization Review ( UR ) dan Walk Throungh Audit ( WTA ).

RSUD dr. Moh. Anwar Sumenep merupakan salah satu mitra kerja sama dari Badan Penyelenggara Jaminan Sosial ( BPJS ). Kerjasama tersebut dalam bentuk penjaminan kepada seluruh Masyarakat peserta BPJS Kesehatan mulai dari kelas III sampai kelas I.

Sesuai dengan isi perjanjian kerjasama antara BPJS Kesehatan dan Fasilitas Kesehatan Tingkat Lanjut tahun 2018 yang tertuang dalam pasal 10 ayat 1 tentang Monitoring dan Evaluasi Penyelenggaraan Pelayanan Kesehatan bahwa BPJS Kesehatan akan melakukan penilaian penyelenggraraan pelayanan kesehatan di fasilitas kesehtan secara berkala melalui Utilization Review ( UR ) dan Walk Throungh Audit ( WTA ).

“Pada tahun 2017 BPJS Kesehatan telah melaksanakan WTA dengan ruang lingkup survey tentang pengukuran persepsi serta harapan pelanggan peserta program JKN-KIS selaku pengguna jasa pelayanan kesehatan baik rawat jalan maupun rawat inap di FKRTL selama tahun 2017,” Direktur RSUD dr. Moh. Anwar Sumenep, dr. Fitril Akbar, Selasa (23/10/2018).

Lanjut dr. Fitril Akbar,  adapun ruang lingkup pelayanan kesehatan yang disurvey meliputi tiga aspek yang terdiri dari unsur- unsur pelayanan di fasilitas kesehatan meliputi Administrasi, Pelayanan dan juga Sarana.

Sedangkan dari Aspek administrasi misalnya tentang lama antrian pendaftaran dan penerbitan SEP, waktu tunggu periksa, kemudahan alur pelayanan di RS, tidak adanya iur biaya, kemudahan mendapatkan kamar sesuai hak kelas untuk pasien rawat inap, dan perlakuan yang sama antara pasien umum dan penjaminan BPJS Kesehatan.

“Aspek Pelayananan mencakup soal ketepatan waktu visite dokter, keramahan dokter petugas RS, kejelasan informasi dokter, pemeriksaan fisik yang dilakukan oleh dokter, dan ketersediaan obat,” ujarnya.

Ia mengatakan, sementara penilaian terhadap aspek sarana meliputi kepuasan terhadap ruang tunggu yang nyaman dan sejuk, kepuasan terhadap ruang kamar perawatan yang nyaman untuk pasien rawat inap, informasi tentang prosedur pelayanan BPJS Kesehatan, adanya penunjang medik saat dibutuhkan seperti Laboratorium, Radiologi, dan Elektro medis, serta kepuasan terhadap kebersihan ruanagan. Dengan rentang skor WTA :  91 – 100  Kriteria kinerja “Sangat Baik, 81 – 90 Kriteria kinerja “Baik”, 71 – 80 Kriteria kinerja “Kurang Baik” dan <70 Kriteria kinerja “Tidak Baik”.

“Dan berdasarkan hasil survey WTA untuk unit rawat jalan, alhamdulillah RSUDMA meraih nilai paling tinggi dibandingkan dengan Rumah Sakit plat merah lainnya di Madura yaitu mencapai nilai 95,55, termasuk kategori kinerja SANGAT BAIK, dan tentunya sangat memuaskan,” ungkapnya.

Ia menambahkan, dalam hasil survey tersebut pelayanan untuk rawat inap RSUD dr. Moh. Anwar Sumenep, mendapatkan hasil yang cukup baik.

“Untuk di rawat inap juga tidak mengecewakan, nilainya mencapai 89, 72 atau termasuk kriteria kinerja BAIK,” lanjutnya.

Atas hasil tersebut, dr Fitril tidak lantas menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada seluruh Karyawan yang dianggapnya telah bekerja dengan baik.

“Saya ucapkan terima kasih karena telah memberikan pelayanan yang terbaik, semoga kepercayaan dari Masyarakat akan terus bersama kita,” pungkasnya. (Hodri)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.