Sumenep, Rabu 13 Mei 2026 | News Satu- Tim Penggerak PKK Kabupaten Sumenep mulai memperkuat konsolidasi internal menjelang Lomba 10 Program Pokok PKK Tahun 2026. Langkah itu ditandai dengan rapat koordinasi dan sharing program bersama seluruh TP PKK kecamatan se-Kabupaten Sumenep di Pendopo Kecamatan Rubaru.
Kegiatan tersebut menjadi langkah strategis untuk menyatukan arah gerakan kader PKK sekaligus memperkuat implementasi program pemberdayaan masyarakat di tingkat akar rumput.
Pengurus TP PKK Kabupaten Sumenep, Nyai Jamilah Siradj, menegaskan bahwa konsolidasi tidak sekadar membahas kesiapan lomba, namun juga memastikan seluruh program PKK benar-benar berjalan efektif dan berdampak nyata bagi masyarakat.
“Momentum ini penting untuk menyamakan strategi dan memperkuat gerakan PKK di semua kecamatan,” ujarnya, Selasa (13/5/2025).
Dalam arahannya, Nyai Jamilah menekankan bahwa keberhasilan PKK tidak hanya diukur dari capaian prestasi dalam perlombaan tahunan.
Menurutnya, ukuran keberhasilan yang paling utama adalah sejauh mana program PKK mampu meningkatkan kesejahteraan keluarga dan menjawab persoalan sosial di masyarakat.
“Yang paling penting bukan hanya soal juara, tetapi bagaimana program PKK benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” tegasnya.
TP PKK Sumenep menyoroti sejumlah indikator utama yang menjadi fokus program tahun 2026, di antaranya penurunan angka stunting, penguatan ketahanan pangan keluarga, hingga peningkatan kemandirian ekonomi masyarakat.
Program-program tersebut dinilai menjadi bagian penting dalam mendukung pembangunan keluarga dan peningkatan kualitas hidup masyarakat di daerah.
“Kami ingin gerakan PKK hadir langsung menjawab kebutuhan masyarakat,” kata Nyai Jamilah.
Selain penguatan program lapangan, seluruh kader PKK diminta memperbaiki sistem administrasi dan dokumentasi kegiatan sebagai bentuk akuntabilitas organisasi.
Setiap program yang dijalankan harus tercatat secara tertib, sistematis, dan memiliki bukti pelaksanaan yang jelas di lapangan.
Menurut Nyai Jamilah, kegiatan yang akan diikutsertakan dalam lomba harus benar-benar dijalankan secara nyata dan melibatkan partisipasi aktif masyarakat.
TP PKK Kabupaten Sumenep juga mendorong setiap kecamatan menghadirkan inovasi program berbasis potensi lokal masing-masing wilayah.
Kekayaan budaya dan sumber daya lokal Sumenep dinilai memiliki peluang besar untuk dikembangkan menjadi program unggulan yang bernilai manfaat bagi masyarakat.
“Kader PKK adalah ujung tombak gerakan pemberdayaan masyarakat. Karena itu kualitas dan keterampilan kader harus terus ditingkatkan,” pungkasnya. (Robet)






