Peringati HPN, Wartawan Kota Batu Bagikan Seribu Mawar

Peringati HPN, Wartawan Kota Batu Bagikan Seribu Mawar
Peringati HPN, Wartawan Kota Batu Bagikan Seribu Mawar

News Satu, Batu, Sabtu 9 Februari 2019- Pers dengan fungsinya sebagai kontrol sosial,  dewasa ini keberadaannya di Indonesia semakin di khawatirkan pihak kapitalis yang tidak menyukai keadilan dan kedamaian di negeri ini. Adanya perebutan kekuasaan serta monopoli perusahaan besar yang menjalankan perusahaannya di luar prosedur hukum yang berlaku.

Seringkali para wartawan di benturkan dengan kekuatan penguasa yang menghalalkan segala cara,  agar kebenaran berita yang di dapatkan oleh wartawan tidak sampai muncul ke permukaan publik. Tak jarang ancaman, bahkan sampai kejadian wartawan kehilangan nyawa demi memegang teguh kebenaran dan keadilan.

Memperingati Hari Pers Nasional, Persatuan Wartawan Republik Indonesia (PWRI) menggelar aksi simpatik membagikan Seribu bunga mawar dan Seratus kilogram apel kepada pengguna jalan yang melintas di jalan Gajahmada, sebelah timur Alun-alun Kota Batu, Sabtu (9/2/2019).

Ketua DPC PWRI Kota Batu, Syahrul Huda,  dalam kesempatannya menyampaikan, bahwa aksi yang di lakukan puluhan wartawan yang tergabung dalam PWRI Kota Batu itu di samping untuk memperingati HPN, juga sebagai bentuk solideritas untuk menyuarakan Stop Kriminalisasi terhadap Pers.

“Ya kita di sini berkumpul bersama untuk memperingati Hari Pers Nasional dengan membagikan seribu bunga mawar, sebagai bentuk empati kita terhadap kriminalisasi pers yang masih sering terjadi di negara kita,”   ungkap Syahrul.

lebih lanjut Syahrul berharap, ” Insan pers  mampu menyikapi persoalan yang ada di Kota Batu dengan nalar kritis yang disalurkan melalui produk jurnalistik. Peran pers merupakan ujung tombak bangsa dalam membingkai fenomena bangsa saat ini. Kredibilitas dan kapasitas para jurnalislah yang jadi taruhan.

Di tempat yang sama Khusnul salah seorang pengguna jalan yang kebetulan melintas di jalan Gajahmada itu mengatakan pentingnya peran serta pers untuk menangkal Hoak.

“Pertama kami ucapkan selamat Hari Pers, semoga pers bisa menjembatani informasi antara masyarakat dan pemerintahan. Kedua yang lebih penting adalah adanya pers ini bisa menjadi penangkal untuk berita-berita hoak yang banyak bermunculan, terlebih saat menjelang pemilu serentak,” kata wanita berparas ayu asal Desa Sidomulyo ini.

Sementara itu Penasehat DPC PWRI Kota Batu H. Hendro Wahyu mengatakan Wartawan adalah salah satu ujung tombak Negara, Negara rusak yo perkoro wartawan Negara bisa baik juga karena wartawan. Penasehat yang akrab disapa Abah Hendro juga berpesan agar wartawan lebih kreatif dan up to date dalam pemberitaan.

” Ke depan agar wartawan lebih punya nilai positif dan lebih kratif lagi dalam pemberitaan, khususnya untuk teman-teman wartawan yang ada di Kota Batu ini lebih solid dan untuk pemberitaan Pemerintahan, lebih up to date,” ucab penasehat PWRI Kota Batu yang juga Ketua MPC PP Kota Batu ini.

Ketua LSM Alab – alab Ghaib Sampoerno mengatakan agar wartawan lebih independen dalam pemberitaan.

“Wartawan harus lebih independen dalam penulisan berita, jangan sampai berita berhenti hanya gara-gara di beri iklan, saya ingin wartawan di Kota Batu khususnya benar-benar siap dalam segala hal,” kata Ghaib.

Ia menambahkan agar wartawan jangan mudah menyerah demi menghargai Hari Pers Nasional.

“Untuk Wartawan yang ada di Kota Batu ini, Ayo maju bersama,  jangan mudah menyerah kita hargai semangat Hari Pers Nasional ini, ” pungkas ketua LSM yang getol mengkritisi  Pemerintahan ini. (Gus)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.