Diduga Cabuli Putrinya, Warga Bantaran Akan Lapor Polisi

News Satu, Probolinggo, Jumat 23 September 2022- VT (3th) asal Kecamatan Bantaran, Kabupaten Probolinggo diduga dicabuli seorang kakek berinisial HS, yaitu tetangganya sendiri. Ayah korban, Taufik, menduga putrinya sudah di cabuli oleh pelaku HS dan mengaku bahwa pelaku tidak ada hubungan keluarga dengannya. Ayah korban berencana akan melaporkan HS (50) kepihak polisi soal tindakannya yang tak bermoral kepada putrinya yang masih berusia 3 tahun.

“Kasus ini sudah dua bulan lamanya, karena pihak pelaku tidak ada itikad baik kepada keluarga saya, hingga merasa kesal dan akan saya laporkan kasus ini kepihak polisi insyaallah hari Senin,” tegas Taufik, Ayah korban kepada wartawan.

Taufik mengaku masih menyimpan bukti sebuah celana (VT) yang diduga ada cairan sperma dari pelaku (HS).

“Masih saya simpan bukti celana dalam putri saya dan yakin bercak di celana putri saya bau anyir itu cairan sperma (HS), saya simpan dan tidak dicuci sebagai barang bukti,” tegasnya.

Ayah Korban menegaskan bahwa kasus ini sudah dilakukan mediasi di balai desa, namun belum dilaporkan ke pihak penegak hukum.

“Dulu pihak Polsek Bantaran pernah mengarahkan saya kalau ingin melanjutkan kasus ini, laporkan ke Polres di Unit PPA Polres Probolinggo,” ringkasnya.

Perlu diketahui, peristiwa dugaan HS mencabuli VT yakni sekira bulan Juli 2022 lalu, pukul 11.00 Wib. Korban VT tidak ada dirumahnya, sehingga ibunya mencarinya ternyata VT sudah digendong HS dirumahnya saat turun dari lantai atas rumahnya dan ibunya langsung mengambil putrinya.

Setiba di rumah, ibunya kaget celana dalam VT basah dengan dugaan ada cairan yang baunya seperti sperma, spontan keadaan menjadi ramai dan para tetangga mengetahui kejadian tersebut. Sehingga dibawa ke kantor desa dengan diadakan medaiasi. Setelah dua bulan lamanya kasus ini bergejolak lagi dan oleh pihak keluarga akan dilaporkan ke pihak unit PPA Polres Probolinggo.

Sementara Kapolsek Bantaran, Polres Probolinggo, AKP Sugeng saat dihubungi wartawan melalui selulernya, mengatakan, “Terkait dengan persoalan tersebut, belum ada laporan masuk ke polsek. Jika memang yang bersangkutan hendak melapor ke polres, kami dari polsek siap mengawal,” singkatnya. (Bambang) 

Komentar