Pamekasan, Senin 24 Agustus 2026 | News Satu- Pemerintah Kabupaten Pamekasan mulai mempersiapkan lompatan besar di sektor layanan kesehatan. Bupati Pamekasan KH. Kholilurrahman mengungkapkan rencana penambahan fasilitas strategis di RSUD Dr. H. Slamet Martodirdjo (RSUD Smart), mulai dari mesin hemodialisis (cuci darah), MRI, hingga CT Scan sebagai bagian dari target peningkatan status rumah sakit menjadi Tipe A pada tahun 2027.
Pernyataan tersebut disampaikan Bupati saat menghadiri kegiatan Fun Walk HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia yang diikuti sekitar 1.600 pegawai RSUD Smart beserta keluarga di kompleks rumah sakit Jalan Panglegur, Kecamatan Tlanakan, Minggu (23/8/2026).
Di hadapan jajaran manajemen, tenaga kesehatan, dan dewan pengawas rumah sakit, Kholilurrahman menegaskan bahwa peningkatan kualitas layanan kesehatan harus menjadi prioritas utama agar masyarakat Pamekasan tidak perlu mencari layanan medis lanjutan ke daerah lain.
Menurutnya, Pemkab Pamekasan telah menyiapkan langkah konkret untuk memperkuat fasilitas kesehatan. Dalam waktu dekat, RSUD Smart dijadwalkan menerima tambahan 10 unit mesin hemodialisis guna memperluas layanan bagi pasien gagal ginjal yang membutuhkan terapi rutin.
Tidak hanya itu, rumah sakit milik pemerintah daerah tersebut juga ditargetkan memiliki fasilitas Magnetic Resonance Imaging (MRI) dan CT Scan pada tahun 2027 sebagai bagian dari pengembangan layanan diagnostik modern.
“Kita harus memiliki semangat untuk terus berkembang. Jika rumah sakit lain sudah memiliki fasilitas tertentu, maka kita juga harus berupaya menghadirkan pelayanan yang lebih baik bagi masyarakat,” ujar Kholilurrahman.
Selain menyoroti pengembangan fasilitas, Bupati juga mengapresiasi peningkatan kualitas pelayanan RSUD Smart yang dinilai semakin baik. Ia mengaku kerap berdialog langsung dengan pasien untuk mengetahui kualitas layanan yang diterima masyarakat.
Dari berbagai masukan yang diterimanya, mayoritas pasien memberikan penilaian positif terhadap pelayanan rumah sakit, baik dari sisi prosedur maupun pelayanan tenaga kesehatan.
“Capaian tersebut harus menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas layanan agar kepercayaan masyarakat terhadap rumah sakit daerah semakin kuat,” tandasnya.
Dalam kesempatan yang sama, Bupati menegaskan bahwa kegiatan Fun Walk tidak hanya menjadi bagian dari perayaan HUT ke-81 RI, tetapi juga sarana memperkuat kekompakan dan solidaritas antarpegawai rumah sakit.
“Saya meyakini hubungan kerja yang harmonis akan berdampak langsung terhadap kualitas pelayanan kepada masyarakat, terutama dalam sektor kesehatan yang membutuhkan kerja sama lintas profesi dan unit pelayanan,” ucapnya.
Sementara itu, Direktur RSUD Smart, dr. Syaiful, melaporkan bahwa kegiatan tersebut diikuti seluruh pegawai bersama anggota keluarga masing-masing. Sebagai bentuk apresiasi kepada peserta, panitia menyediakan sekitar 600 hadiah dengan berbagai kategori, mulai dari sepeda gunung, kulkas, hingga sepeda listrik.
“Tujuan utama kegiatan tersebut bukan sekadar hiburan atau hadiah, melainkan memperkuat semangat pengabdian dan meningkatkan motivasi seluruh pegawai dalam memberikan pelayanan kesehatan terbaik kepada masyarakat,” imbuhnya.
Dengan rencana penambahan fasilitas medis modern dan target peningkatan status menjadi Rumah Sakit Tipe A pada 2027, RSUD Smart diproyeksikan menjadi salah satu pusat layanan kesehatan rujukan yang lebih kompetitif di Madura dan Jawa Timur. (Yudi)






