DPRD Anggap Revitalisasi Pasar Baru Kota Probolinggo Masih Banyak Kekurangan

News Satu, Probolinggo, Selasa 20 September 2022- Proyek revitalisasi pasar baru Kota Probolinggo, yang berlokasi di Jl Panglima Sudirman dengan nilai kontrak Rp 1,624,000,000,00 itu pelaksanaan revitalisasi pasar tersebut di mulai 26 Juli 2022 hingga batas waktu selesai 8 November 2022. Diketahui bahwa penyedia jasa oleh CV. Prabu Alam dan konsultan pengawas CV. Limit Pengawas.

Dari pantauan dilokasi tempat bedak pasar baru itu masih dianggap tidak layak bagi para pedagang daging dan kue atau makanan. Komisi III beri rekomendasi kepada pihak pelaksana revitalisasi pasar baru, yaitu di anggap masih banyak kekurangan, mulai dampak kebersihan soal bau daging, saluran pembuangan air tidak ada, serta kondisi atapnya rawan bocor kalau kehujanan.

“Pelaksanaannya cukup bagus, hanya ada catatan yaitu pembuangan air yang berada di lantai. Pemasangan viber atap diatas rawan bocor kalau hujan dan posisi bedak penjual daging dan kue berkumpul. Kasihan pedagang kuenya kalau kondisi bedaknya bau daging dan banyak lalat,” ujarnya.

“Tahun ini harus selesai, soal ada permasalahan yang harus di relokasi lagi itu bisa gunakan dana Adendum, ” tegas Agus Riyanto, Ketua Komisi III DPRD Kota Probolinggo.

Sementara, Pihak Dinas PUPR (Pekerjaan Umum dan Perumahan), Rahmad saat dikonfirmasi menyampaikan, Pekerjaan pasar baru itu masih 42 persen, kalau sudah capai 100 persen akan dilakukan pekerjaan lagi yang dianggap masih kurang menurut Komisi III.

“Kita akan ajukan Adendum ( dana sisa penawaran) , soal kelayakan bedak pedagang yang tidak sesuai kita akan bahas bersama DKUPP setelah pekerjaan ini capai 100 persen, ” singkatnya. (Bambang) 

Komentar