Bupati Fauzi Reshuffle Pejabat Strategis, Sumenep Siapkan Birokrasi Lebih Cepat Dan Adaptif

Sumenep, Rabu 24 Juni 2026 | News Satu- Pemerintah Kabupaten Sumenep melakukan pergeseran sejumlah Pejabat Pimpinan Tinggi (PPT) Pratama sebagai langkah memperkuat tata kelola pemerintahan dan mempercepat pencapaian target pembangunan daerah.

Pergeseran pejabat tersebut ditandai dengan pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan yang dipimpin langsung oleh Bupati Sumenep, DR. H. Achmad Fauzi Wongsojudo, SH, MH di Paseban Agung Sultan Abdurrahman.

Dalam arahannya, Bupati menegaskan bahwa pergeseran jabatan bukan sekadar rotasi rutin di lingkungan birokrasi, melainkan bagian dari strategi organisasi untuk meningkatkan efektivitas pemerintahan di tengah tantangan pembangunan yang semakin kompleks.

“Pergeseran jabatan ini dilakukan sebagai bentuk penyegaran organisasi agar roda pemerintahan berjalan lebih dinamis, responsif, dan mampu menjawab berbagai tantangan pembangunan yang terus berkembang,” kata Achmad Fauzi, Rabu (24/6/2026).

Menurutnya, setiap pejabat yang mendapatkan amanah baru telah melalui proses evaluasi dan pertimbangan yang mencakup aspek kompetensi, rekam jejak, integritas, serta kebutuhan strategis organisasi.

Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan setiap organisasi perangkat daerah (OPD) dipimpin oleh pejabat yang memiliki kapasitas dan kemampuan sesuai kebutuhan pembangunan daerah.

Fauzi menilai birokrasi modern tidak lagi cukup bekerja dengan pola konvensional. Perubahan regulasi yang cepat, perkembangan teknologi informasi, serta meningkatnya tuntutan masyarakat terhadap pelayanan publik menuntut aparatur sipil negara (ASN) bekerja lebih profesional, transparan, dan akuntabel.

Karena itu, pemerintah daerah membutuhkan birokrasi yang mampu beradaptasi, mengambil keputusan secara cepat, serta menghasilkan terobosan yang berdampak langsung terhadap pelayanan dan pembangunan.

“Pemerintah daerah harus meninggalkan pola kerja yang biasa-biasa saja. Saat ini dibutuhkan birokrasi yang adaptif, inovatif, cepat mengambil keputusan, dan berorientasi pada hasil,” tegasnya.

Bupati juga menilai mutasi dan rotasi jabatan merupakan bagian dari pengembangan karier ASN agar memiliki pengalaman lintas sektor yang lebih luas.

Pengalaman tersebut diharapkan dapat memperkuat kemampuan pejabat dalam menyusun kebijakan, menyelesaikan persoalan daerah, serta menghadirkan inovasi yang mendukung program prioritas pemerintah.

Dalam pelantikan tersebut, Didik Wahyudi dipercaya menjabat Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD), Wahyu Kurniawan Pribadi dilantik sebagai Asisten Administrasi, Ahmad Laili Maulidi menjabat Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, serta Ahmad Zulkarnaen dipercaya memimpin Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD).

Fauzi juga mengingatkan para pejabat yang baru dilantik agar memperkuat koordinasi lintas sektor dan membangun kolaborasi yang solid antar perangkat daerah.

Menurutnya, keberhasilan pembangunan tidak ditentukan oleh satu OPD semata, melainkan kemampuan seluruh unsur pemerintahan untuk bekerja secara terpadu dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

“Keberhasilan pemerintah daerah tidak ditentukan oleh kinerja satu perangkat daerah saja, tetapi kemampuan seluruh unsur pemerintahan untuk bekerja secara terpadu dan saling mendukung,” punkasnya.

Pergeseran pejabat ini menjadi bagian dari langkah Pemerintah Kabupaten Sumenep dalam memperkuat reformasi birokrasi, meningkatkan kualitas pelayanan publik, serta mempercepat realisasi program pembangunan yang menjadi prioritas daerah. (Rose)